MATATELINGA, Toba. Pemerintah dan Gereja bekerja sama untuk menyelesaikan masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat ,seperti masalah judi, narkoba, kekerasan seksual, dan lainnya.Hal ini dikatakan Bupati Toba, Poltak Sitorus saat menerima audiensi Panitia Pembangunan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Balige yang dipimpin Pdt. Joko Selamat Saragih di Kantor Bupati Toba, Jalan Sutomo, Pagar Batu No.1 Balige, Rabu (12/7/2023).Menurut Bupati Poltak Sitorus ,hal kerja sama itu merupakan wujud pembangunan , kalau pemerintah di fisik atau jasmani maka Gereja di bidang pembangunan rohani."Terima kasih kehadirannya. Tujuan pembangunan gereja adalah yang mulia supaya jemaat terpelihara dengan baik," katanya.
[BACA JUGA:https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/edy-rahmayadi-apresiasi-kegiatan--hari-doa-bersama-gbi-rumah-persembahanSebelumnya Pdt. Joko Selamat Saragih memaparkan kondisi awal dan jemaat sejak 2005 hingga 2020 berdiri Pos Pekabaran Injil GKPS di Tampubolon-Desa Sariburaja ,Balige. Kemudian saat ini sudah ada berdiri bangunan gereja yang masih belum sempurna di daerah Jalan Balige By Pass." Kita merindukan kehadiran gereja GKPS di Balige, Kabupaten Toba ini. Selanjutnya kehadiran kami minta petunjuk dan dukungan dari orang tua kami , Pemerintah Kabupaten Toba,"kata Pdt.Joko Pdt. Joko Selamat Saragih.Direncanakan Gereja GKPS Balige akan diresmikan oleh Ephorus GKPS pada Bulan November 2023 dengan pengguntingan pita oleh Bupati Poltak Sitorus bersama Forkopimda.