MATATELINGA, Belawan:Sungguh malang nasip pengemudi Betor (Becak Bermotor) ini. uang yang dikumpulkan berhari hari ratusan ribu untuk biaya masuk sekolah anak dirampas begal pada Senin dinihari (17/07/2023)Pengemudi Betor tersebut Ilyas (38) warga Jalan Asahan, Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan Kota Medan meceritakan kejadian yang dialaminya.
BACAJUGA:
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/diduga-korban-begal-seorang-pria-tak-sadarkan-diri-ditemukan-terkapar-di-perkebunan-sawitKejadian tersebut pada pagi dinihari saat itu korban mengantar sewanya di Jalan TM Pahlawan dilorong Kenangan Kelurahan Belawan 1.Kemudian penumpang yang saya bawa mintak agar saya menunggu sebentar.Karena saya menunggu penumpang, maka saya duduk didalam becak saya dan saat itu datang 3 orang Pemuda mintak api rokok.Usai api rokok saya kasih kepada keduanya, saya langsung ditodongpisau dan kelewang.[br]Saat itu saya melawan tapi ketganya langsung membacok saya dibadan dan tangan saya, saat saya jatuh ketanah kemudian ketiga begal tersebut memijak tubuh saya dan mereka mengambil dompet berisi uang ratusan ribu yang rencananya akan saya buat mendaftarkan anak kesekolah dan HP.Selajutnya ketiga begal tersebut melarikan diri kedalam lorong saya langsung berteriak mintak tolong kewarga tapi tidak ada warga yang menolong saya.Korban yang telah terluka tak dapat berbuat banyak saat para pelaku mengambil hp dan uangnya sebanyak Rp 500 ribu.Selang satu hari hp aku dikembalikan bang, yang ngantar salah satu tokoh masyarakat di Lorong Melati tersebut tapi uang gak bang. Padahal uang itu mau aku pakai untuk bayar daftar ulang anakku masuk sekolah.Dalam kesempatan ini, dirinya mengungkapkan rasa kecewa dengan pihak kepolisian yang saat dirinya melapor tidak ditanggapi.Aku kecewa dengan pihak kepolisian bang, saat aku datang ke Polres Pelabuhan Belawan bagian piket bilang penyidik gak ada yang bisa dihubungi dan aku diarahkan Kepolsek Belawan. Sampai di Polsek penjaga piket mengatakan mereka mau ganti sip jadi aku disuruh nunggu jam 9 pagi untuk melapor, sementara aku sudah gak tahan dengan rasa sakit ini dan pergi kerumah sakit untuk mengobati luka luka saya dan tidak jadi membuat laporan.