MATATELINGA, Tebingtinggi : Seorang lelaki warga Dusun Pondok Panjang Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) di temukan tewas setelah terjatuh di jembatan rusak yang berada di Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah pada Selasa sore (18/07) kemarin.
Korban tewas tersebut adalah Joniel Situmorang meninggal dunia karena jatuh saat melintas di jemtan tersebut.
BACA JUGA:https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/penjaga-lembu-ditemukan-tewas-samping-kandang-ternak
Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Irianto kepada wartawan, Rabu (19/07), membenarkan adanya seorang pejalan kaki atas Joniel Situmorang, warga Dusun Pondok Panjang Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Sergai yang terjatuh di jembatan tersebut, Selasa sore sekira pukul 16.00 WIB.
Ketahuannya korban terjatuh dari atas jembatan tersebut setelah warga sekitar jembatan mendengar adanya suara teriakan dan melihat ke bawah aliran Sungai Lagunda, ternyata menemukan korban yang terjebur ke sungai tersebut.
[br]
"Para saksi mengangkat korban ke daratan untuk memberikan pertolongan dengan nafas buatan dan mengeluarkan air dari perut melalui mulut, kemudian membawa korban ke rumahnya, namun tidak berapa lama korban tidak dapat ditolong sehingga korban menghembuskan nafas terakhir pada pukul 17.00 WIB," jelas Agus.
Informasi yang diperoleh kalau jembatan tersebut merupakan akses vital perekonomian masyarakat yang menghubungkan 2 kabupaten (Serdangbedagai-Batubara).
Warga setempat yang mengaku bernama Janu Sitinjak sangat kecewa dengan sikap pemerintah yang membiarkan kondisi jembatan rusak berat sehingga memakan korban jiwa.
"Sudah ada korban jiwa, jangan tambah lagi. Mohonlah segera diperbaiki, karena kerusakan jembatan tersebut juga menggangu warga untuk beribadah ke gereja maupun pergi ke ladang," katanya.
Di sekitar jembatan juga sudah banyak terdapat poster-poster kartun dengan tulisan tangan dengan kalimat protes terhadap pemerintah Kabupaten Sergai dan Provinsi terkait jembatan yg sudah lama rudak tal kunjung di perbaiki, sudah selama ini di jembatan tersebut sudah sering memakan korban. (bas)