MATATELINGA, Medan ::Beragam aktifitas olahraga mengisi dan meramaikan Car Free Day (CFD) yang digelar Pemko Medan melalui Dispora di seputaran lapangan Merdeka Medan, Minggu (23/7).
Selain olahraga senam,lari dan bersepeda, olahraga rekreasi Balogo juga ikut meramaikan CFD yang digelar setiap minggunya guna mewujudkan warga Kota Medan yang semakin bugar dan sehat, sebagaimana program prioritas Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
BACAJUGA:
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/mahasiswa-demo-pln-sumut-minta-berantas-mafia-pencurian-arus-listrik
Olahraga rekreasi Balogo ini berawal dari sebuah permainan, dimana Balogo merupakan salah satu nama jenis permainan tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan. Permainan ini dilakukan oleh anak-anak sampai dengan remaja dan umumnya hanya dimainkan kaum pria. Nama permainan balogo diambil dari kata logo, yaitu bermain dengan menggunakan alat logo.
Logo tersebut terbuat dari bahan tempurung kelapa dengan ukuran garis tengah sekitar 5-7 cm dan tebal antara 1-2 cm dan kebanyakan dibuat berlapis dua yang direkatkan dengan bahan aspal atau dempul supaya berat dan kuat. Bentuk alat logo ini bermacam-macam, ada yang berbentuk bidawang (bulus), biuku (penyu), segitiga, bentuk layang-layang, daun dan bundar.