MATATELINGA, Asahan :Ruang layanan publick khususnya ruangan VIP kebidanan RSUD HAMS Kisaran hari ini diresmikan penggunaanya oleh bupati Asahan, Kamis (23/07/2023).Bupati Asahan H. Surya dalam keterangannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan patut memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara yang bertugas di lingkup RSUD HAMS Kisaran, yang telah mau mendengarkan dan menerima kritikan dan solusi serta masukan dari berbagai pihak untuk kebaikan bersama demi meningkatkan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Asahan, ujarnya.
BACAJUGAhttps://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/dosmar-tutup-kegiatan-pelatihan-pembelajaran-matematika-gasing-lanjutan-matematika-tingkat-sd-dan-smp-Bupati juga berpesan kepada direktur RSUD HAMS Kisaran beserta seluruh dokter dan stafnya untuk tetap meningkatkan inovasi pelayanan kesehatan di RSUD HAMS demi tercapainya Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Asahan yakni mewujudkan masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan berkarakter.Kembangkan terus inovasi dan kreasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas maupun jasa pelayanan RSUD HAMS sebagai fasilitas kesehatan bagi masyarakat Asahan maupun diluar Asahan yang membutuhkannya.Sementara direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Kurniadi Sebayang dalam keterangannya mengatakan hari ini telah diresmikan penggunaan ruangan VIP kebidanan oleh bupati Asahan, dan direncanakan pada akhir tahun ini juga RSUD HAMS Kisaran akan lounching layanan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) yang Insyaallah layanan NICU dan PICU unit ini merupakan layanan Perawatan intensif bagi bayi hingga usia 28 hari dan layanan ini merupakan yang pertama di Kabupaten Asahan maupun di wilayah sekitar Kabupaten Asahan.Direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Kurniadi Sebayang juga mengatakan saat ini staf RSUD HAMS Kisaran sedang melakukan perbaikan system digitalisasi pendaftaran secara online semoga ditahun depan dapat dipergunakan sebagai mana mestinya dan pendaftaran pasien yang akan berobat sudah dapat dilaksanakan secara online, pungkasnya (dieks)