MATATELINGA, T.Tinggi : Di saat warga sedang melaksanakan shalat mahgrib, di saat itu pula satu unit rumah warga di Kampung Kurnia, Lingkungan 03 Kelurahan Mandailing Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi terbakar di duga akbat konsleting listrik.Itu terjadi pada Senin petang (07/08) sekira pukul 18.45 wib yang merupakan rumah milik Muhammad Hairul (52).
BACAJUGA:
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/resah-bangunan-diduga-tanpa-simb--membuat-bising-dan-debu-berserakan-kerumah-wargaMeski tidak ada jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material mencapai Rp. 200 juta dalam bentuk barang yang tak satupun bisa di selamatkan.Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto, dalam siaran persnya membenarkan adanya kebakaran satu unit rumah milik warga Kampung Kurnia Kelurahan Mandailing, Kecamatan Tebingtinggi Kota - Kota Tebingtinggi.[br]Disebutkan AKP Agus, Berdasarkan keterangan saksi, awalnya mereka mendengar ada suara ledakan, kemudian para saksi keluar rumah melihat arah suara ledakan berasal dari rumah Korban Muhammad Hairul.Dan para saksi melihat api telah membakar rumah korban namun saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong, karena korban karena sedang melaksanakan Shalat Magrib di Masjid yang tidak berapa jauh dari rumah korban.“Melihat kejasdan teraebut, pada saksi dan warga sekitar berusaha memadamkan api dengan air serta memberitahukan kejadian tersebut kepada korban,” jelas Kasi Hunas.“Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB, setelah 5 unit mobil pemadam kebakaran Pemko Tebing Tinggi diturunkan ke Lokasi kejadian untuk memadamkan Api, dibantu warga dan aparat kepolisian,” sambungnyaUsai api dipadamkan, Petugas Kepolisian dari Polres Tebing Tinggi dan Polsek Hulu langsung melakukan olah TKP di tempat kejadian serta membawa beberapa barang bukti, diantaranya, 1 unit Kipas angin bekas terbakar, 1lembar seng bekas terbakar dan 1 keping kayu bekas terbakar.“Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun berdasarkan keterangan korban, kerugiian ditaksir sekitar Rp200 juta,” jelas Kasi Humas.“Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara akibat korsleting listrik,” tutup AKP Agus Arianto.(bas)