MATATELINGA, Medan : Sejumlah pria yang diduga membawa senjata api merusak empat rumah warga di Lorong Sawita, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Polisi turun tangan menyelidiki kasus itu.
Salah seorang warga, Susi mengatakan aksi pengrusakan itu terjadi pada Jumat (4/8/2023) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, ada enam mobil yang masuk ke lorong dan berhenti di sekitar masjid.
BACA JUGA:https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/kuasa-hukum-keluarga-tersangka-sebut-polisi-di-labuhanbatu-ringkus-nenek-nenek-dalam-keadaan-sakit--kasat-reskrim---jt-dan-keluarga-melawan-petugas
"Awalnya ada enam mobil masuk dan parkir di masjid ini. Kemudian, ada sekitar 5 pria keluar dari mobil dan menyewa kapal untuk menyeberang sungai ini," kata Susi kepada.
[br]
Ia menyampaikan para pria itu menyeberang menuju empat rumah semi permanen yang ada di pinggir sungai. Selanjutnya, empat rumah itu dihancurkan.
Kondisi rumah itu memang kosong saat dihancurkan. Nah, kalau dari dalam mobil itu sepertinya ada puluhan orang. Karena ada sebagian lagi pria keluar juga," ujarnya.
"Kalau yang saya lihat ada satu orang yang memegang senjata api. Tapi waktu itu nggak ada nembak. Cuma ditenteng aja," sambungnya.
Susi mengungkapkan kedatangan para pria itu tidak terlalu lama. Setelah menghancurkan rumah, para pria tersebut langsung pergi meninggalkan lokasi.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Zikri mengatakan telah mendapatkan informasi itu. Saat ini, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.
"Kami sudah ke lokasi untuk meminta keterangan dari warga sekitar terkait kejadian itu. Memang kabarnya ada yang membawa senjata. Tapi ini kami masih mendalami keterangan itu," ucap Zikri
Ia menyebutkan memang ada empat rumah yang terlihat hancur. Di sekitar lokasi itu pun telah dipasang garis polisi. Ia menyebutkan sejumlah saksi masih diperiksa untuk mengungkap kasus itu.
"Ini kami masih proses penyelidikan. Nanti perkembangannya akan diinformasikan," tutupnya.
Kami juga memintak aparat penegak hukum di Indonesia kususnya di wilayah Medan Utara supaya pelaku segara ditangkap,dan di hukum seberat- beratnya para pelaku yang telah menghancurkan rumah kami.dan juga kami memintak kepada walikota Medan Sumatra utara pak Boby Nasution harus mengambil sikap tegas,"kami hanya warga miskin tolong di perhatikan jangan seenak menghancurkan rumah kami pak Boby kata ibu nurhayani" pungkasnya.