Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pratu R Ditetapkan Sebagai Tersangka, 17 Orang Saksi Diperiksa

Pratu R Ditetapkan Sebagai Tersangka, 17 Orang Saksi Diperiksa

Redaksi - Senin, 14 Agustus 2023 11:27 WIB
Matatelinga.com

MATATELINGA, Medan ::Seorang pria yang yang diduga sebagai pelaku penikaman terhadap Joshua Samosir yang menyebabkan meninggal dunia akhirnya menyerahkan diri ke Polisi Militer Lanud Soewondo.

Saat ini yang bersangkutan pun sedang menjalani pemeriksaan dan telah dilakukan penahanan.

BACAJUGA

https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/kejurnas-wil-i-open-tournament-taekwondo-sumut-berjalan-sukses--ini-kata-ketua-umum-sumut-ti--musa-rajekshah

Dansatpom Lanud Soewondo, Mayor POM Sadin Ajie saat dikonfirmasi ( 14/8/2023 ) menjelaskan bahwa pelaku berinisial R diserahkan oleh Kasi Intel Wingko III Kopasgat Mayor Dasril.

" Benar yang bersangkutan sudah menyerahkan diri didampingi oleh Kasi Intel Wingko III Kopasgat dan saat ini pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka berdasarkan 2 laporan Polisi dan SP penyidikan dari Danwing III Kopasgat selaku Ankum. Saat ini sudah 17 orang saksi yang sudah diperiksa dari 2 laporan Polisi. Kasus secepatnya kasus ini kita limpahkan ke Oditur Militer untuk diproses hukum, " jelas Mayor Sadin saat ditemui di sela-sela Hut Wanita Angkatan Udara ke 60.

Sementara itu istri korban ( Joshua ) saat ditemui (9/8/2023 ) disalah satu Restro di kawasan Polonia mengaku telah mengiklaskankan kepergian suaminya.

[br]

" Saya sudah mengikhlaskan kepergian suami saya, dan meminta proses hukum terhadap pelaku tetap dilanjutkan," ucap Helena Simamora.

Sebelumnya diberitakan seorang pria bernama bernama Joshua Samosir ( 38 ) pemilik warkop di Jalan Adisucipto, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Polonia meregang nyawa setelah ditikam dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau pada bahu kanan dan leher belakangnya.

Korban pun sempat mendapatkan perawatan medis di RS Mitra sejati, namun lantaran luka yang cukup serius, korban pun dirujuk kembali ke RS Adam Malik. Setelah beberapa menit di RS Adam Malik, korbanpun dinyatakan meninggal dunia. Minggu ( 23/7/2023) sekira pukul 01:30 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, peristiwa tersebut bermula pada saat pelaku mengendarai mobilnya di Jalan Adisucipto Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia (23/7/2023) saat itu ada sekelompok anak muda yang melakukan balap liar, ditengah perjalanan salah satu pembalap liar menyenggol mobil pelaku yang langsung melarikan diri.

Pelaku pun langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil dihadang di simpang tiga dekat komplek CBD.

[br]

Pelaku turun dari mobil hingga akhirnya terjadi cekcok mulut.

Masyarakat yang saat itu berada di lokasi melihat adanya keributan langsung mendekati pelaku termasuk diantaranya adalah almarhum Joshua.

Melihat kondisi yang mulai tidak kondusif, pelaku berusaha untuk meninggalkan lokasi, namun beberapa orang dari massa berusa ingin menghakimi pelaku.

Merasa terancam, pelaku pun mengeluarkan senjata tajam, hal ini dilakukan agar massa tidak berani mendekat.

Saat itu korban ( Joshua ) menendang pelaku hingga terjungkal, kemudian pelaku bangkit dan langsung mengarahkan senjata tajamnya secara acak hingga akhirnya mengenai leher belakang dan bahu sebelah kanan korban.

Usai kejadian, pelaku pun langsung meninggalkan lokasi.

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita Sumut

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Berita Sumut

14 Tahun Matatelinga, Menapaki Anak Tangga Tak Perlu Harus Melompat