Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
78 Tahun Indonesia Merdeka, Siswa SD di Nisel Seberangi Sungai Lewati Batang Kelapa ke Sekolah

78 Tahun Indonesia Merdeka, Siswa SD di Nisel Seberangi Sungai Lewati Batang Kelapa ke Sekolah

- Kamis, 17 Agustus 2023 06:47 WIB
Matatelinga.com
Tangkapan layar sejumlah siswa SD Lolomboli, harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai dengan melintasi batang kelapa.

MATATELINGA, Nias Selatan : Beredar sebuah video memperlihatkan beberapa siswa SD berseragam pramuka tampak menyeberangi derasnya arus sungai dengan melintasi sebatang pohon kelapa.

Dalam video singkat yang beredar di media sosial itu, tampak sejumlah siswa SD berdiri di tepi sungai dengan arus yang cukup deras. Nampaknya, siswa-siswa tersebut sedang mengantri untuk dibantu menyeberang oleh sejumlah orang tua dan pemuda setempat.

Situasi menjadi menyedihkan ketika saat menyeberangi sungai, para siswa tersebut hanya dapat menggunakan jembatan kecil yang terbuat dari pohon kelapa yang roboh.

BACA JUGA:Walikota Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika di Kejari Siantar

Satu per satu, siswa-siswa tersebut dibantu oleh orang tua siswa dan pemuda untuk menyeberang dengan cara digendong di punggung atau dipegang secara perlahan melintasi pohon kelapa yang berfungsi sebagai jembatan.

[br]

Seorang pemuda yang mengenakan kaus putih dan seorang pria dewasa yang mengenakan jaket bergantian membantu para siswa tersebut menyeberang.

Sementara para siswa yang sudah berhasil menyeberang, beberapa dari mereka terdengar merasa ketakutan akibat arus air yang deras.

Dalam video itu terlihat, sempat ada salah seorang siswi hampir jatuh, namun dengan cepat ditahan oleh salah seorang pemuda yang memegang erat tangan siswi itu. Butuh keseimbangan yang maksimal, agar dapat melintas di atas batang pohon kelapa tersebut.

Video berdurasi 3.23 menit itu diposting oleh akun facebook Feber Tersabasar Daya pada Senin (14/8/2023), dibagikan sebanyak 739 kali, ditonton sebanyak 216.549 kali, dan dikomentari sebanyak 1010 komentar, viral di media sosial.

[br]

Perjuangan yang dilakukan oleh para siswa dalam kondisi yang sulit ini mengundang perasaan haru dari warganet. Tak sedikit warganet yang mengaku miris melihat kondisi jembatan yang terbuat dari sebatang pohon kelapa itu.

"Ya tuhan mohon perhatian pemerintah setempat, ini sangat berbahaya demi keselamatan anak sekolah generasi bangsa...pak presiden mohon diperhatikan..." tulis akun Akun Ama Elfano R Hulu.

"Dimana kepala daerah kita y? Kenapa tidak memperhatikan daerahnya sendiri????", tulis akun Masa Depan Laia.

"Waduh bahaya banget yang kayak gini, kasihan itu anak2 yang mau ke sekolah, semoga kedepannya bisa dibangun jembatan yang layak", tulis akun Nani Zalukhu.

"Masya Alloh... Perjuangan mereka begiti berat... Semangat adik adik dan bapak... Semoga kalian jadi orang sukses... Dan bagi pemerintah daerah lebih peduli dengan memberikan prasarana jembatan buat adik adik ini dan warga setempat... Amin ya rabbal allamiin", tulis akun Sri Isniwati.

Dari hasil penelusuran, bahwa lokasi jembatan dari batang pohon kelapa tersebut, berada di Desa Lawindra, Kecamatan Mazino, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Dan puluhan siswa itu merupakan siswa-siswi SD Lolomboli yang hendak mengikuti kegiatan hari Pramuka di Desa Hilinalawo. (Loi)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita Sumut

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Berita Sumut

Miris! Delapan Kilometer dari Kota, Siswa SD Panton Luas Tapaktuan Belum Cicipi Makanan Bergizi Gratis