MATATELINGA,Tanjung Balai : Kepala Dinas komunikasi dan informatika (Kominfo) Pemkot Tanjung balai, Andri Nuka Saptana disinyalir 'pasang badan' terkait persoalan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) tahun 2023 yang belakangan ini mulai disoal.Andri Nuka sebagai Pejabat Pengelola InformasiKominfo dan Dokumentasi (PPID) Pemkot Tanjung balai menahan salinan dokumentasi permohonan informasi yang dimohonkan awak media terkait pelaksanaan TPHD tahun 2023.
BACA JUGA:Kajari Tanjung Balai Tetapkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan RPS SMKN 4Andri bersikukuh tidak memberikan salinan permohonan informasi kepada awak media, sebelum terlebih dahulu menemui Kepala Bidang Kesra Pemkot Tanjung balai Hj Darujiah Astuti Sinaga." Temuilah dulu ibu itu, silatuhami," Kata Andri Nuka yang ditemui Kru Matatelinga.com. Senin,(28/8/23).Untuk diketahui persoalan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Pemkot Tanjung balai tahun 2023 mulai menjadi perbincangan, dua orang yang menjadi utusan pemkot tanjung balai itu, ternyata tidak mendampingi jamaah haji asal tanjung balai dalam pelaksanaan haji belum lama ini.Dengan dibiayai oleh Anggaran Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjung balai belakangan diketahui kedua TPHD itu berangkat mendampingi jamaah daerah Kota lain.Dari kabar yang beredar, dua orang yang menjadi TPHD itu merupakan kerabat pentinggi di jajaran pemerintah kota, keduanya lolos tanpa terlebih dahulu menjalani seleksi atau rekrutmen didaerah tanjung balai, dengan mulus keduanya langsung melaju mengikuti seleksi di provinsi Sumut atas rekomendasi pejabat teras tersebut.[br]Selain itu, tidak seperti tahun tahun sebelumnya yang mengutus satu orang TPHD. Ditahun 2023 ini Pemkot Tanjung balai mengutus dua TPHD dengan bilangan jumlah jamaah yang terbilang kecil. Dua TPHD itu menempati khusus bidang pelayanan umum. Sebagai mana diketahui dalam pelaksanaan ibadah haji para petugas haji memiliki peran masing masing yakni bidang Ibadah, kesehatan dan pelayanan umum.Hingga saat ini awak media belum mendapatkan keterangan resmi terkait persoalan itu, mengingat salinan permohonan informasi yang telah diajukan awak media masih ditahan oleh kepala dinas Kominfo Pemkot Tanjung balai.Kepala kantor kementerian agama ( Kemenag) Tanjung balai ,H. Al Ahyu dikonfirmasi melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Omroh, H. Abd. Syahdat Saragih mengatakan pihak kemenag Tanjung balai tidak mengetahui pasti ada tidaknya rekrutmen atau seleksi TPHD yang diselenggarakan oleh Pemkot Tanjung balai.Dalam rekrutmen TPHD dari pihak kemenag tanjung balai dilakukan dijajaran dan dalam pelaksanaan nya dipublikasikan kepublik sebagai mana diatur dalam undang undang."Dari kemenag tanjung balai itu membidangi bidang pelayanan Ibadah, itu dilakukan seleksi disini ( Tanjung balai) kemudian hasilnya kembali mengikuti seleksi di wilayah Sumut," Ucap Syahdat Saragih.Menurut syahdat dalam penyelanggaraan ibadah haji para petugas terpilih direktrut dari masing masing bidang seperti pendamping pelayan kesehatan haji direkrut melalui dinas kesehatan, begitu pula dengan pendamping khusus pelayanan umum melalui pemkot / kabupaten maupun provinsi." Kalau rekrutmen dari bidang pelayanan umum Pemkot itu kami tidak tau dan kalaupun ada seleksi kemenag tanjung balai tidak ada dilibatkan," ujarnya. (Riki)