MATATELINGA, Medan: Hujan disertai angin kencang melanda kota Medan Minggu (3/9/2023) malam,diperkirakan setengah jam lamanya, mengakibatkan sejumlah kawasan ruas jalan di Kota Medan mengenangi ruas jalan.Padahal ruas jalan sudah dibenahi oleh Pemerintah Kota Medan dengan sistem drainase atau paritnya telah terpasang U-Ditch namun tetap mengalami banjir dikawasan jalanan yang terendam banjir, seperti Jalan Thamrin, Jalan Asia hingga Jalan Sutomo, Perintis Kemerdekaan hingga Jalan HM YaminAnggota DPRD Medan, Wong Chun Sen Tarigan saat melintasi, Minggu (3/9/2023), malam dikawasan masih dilanda banjir tersebut menyebutkan, "Kita harap ini menjadi perhatian Pemko Medan dalam hal ini Kadis PU Medan Topan Ginting, seharusnya kalau sudah terpasang setidaknya jalanan tidak tergenang banjir atau genangan air yang tinggi,".
BACA JUGA:Masa Jabatan Berakhir 5 September, Ijeck Akan Tetap Berbuat untuk Masyarakat SumutLanjut Wong pada Wartawan, ini jalan sudah seperti anak sungai saja, tentunya ini merugikan pengendara jalan yang melintas seperti pengemudi sepeda motor dan becak bermotor maupun angkutan penumpang yang mogok akibat banjir.Karena lanjut Wong, tujuan pemasangan U-Ditch untuk mengatasi banjir atau genangan air tapi ketika hujan turun ketinggian air hampir setengah lutut orang dewasa.[br]Jadi kita minta ini dilakukan pengecekan kembali aliran parit tersebut, mengalir atau tidak?, sehingga tidak merendam badan jalan maupun bangunan ruko dan perkantoran serta mini market.Pantauan Wartawan, selain banjir juga menimbulkan kemacetan panjang di kawasan Jalan Guru Patimpus, Jalan Adam Malik hingga persimpangan Jalan Gatot Subroto.Tak hanya itu kawasan Jalan di seputaran Laksana, Rahmadsyah, Amaliun juga terendam air hingga pemukiman warga terendam banjir, dikutip dari ksc.