MATATELINGA, Asahan:Setelah kelompok masyarakat yang mengatas namakan kelompok tani penggarap lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang diusahai PT.Sari Persada Raya (SPR) beberapa waktu lalu dengan mengerahkan massa melakukan demo ke kantor bupati Asahan, kini ratusan karyawan PT.SPR juga melakukan aksi damai ke DPRD Asahan menuntut adanya kepastian hukum dan meminta DPRD Asahan serta jajaran Polres Asahan untuk dapat memberikan rasa aman bagi karyawan PT.SPR, Kamis (21/09/2023).Keterangan Biden Maulang salah satu karyawan PT.SPR dalam penuturannya mengatakan beberapa waktu lalu sekolompok masyarakat yang mengaku dari kelompok tani di desa Huta Bagasan Bandar Pasir Mandoge Asahan telah melakukan pengerusakan pada kantor PT.SPR dimana kami bekerja, bulan hanya pengerusakan pada kantor itu saja, namun juga pada bengkel serta tempat penimbangan hasi produksi buah sawit milik PT. SPR serta penganiayaan pada sejumlah karyawan ini, ujarnya.
BACAJUGAhttps://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/wakapolri-dan-kapoldasu-bagikan-5-000-paket-sembakoLebih lanjut Biden Manulang mengatakan atas kejadian tersebut kami juga sudah membuat laporan polisi ke sentra pelayanan Polres Asahan , namun hingga kini proses tersebut belum ada titik terangnya dari Polres Asahan.Selain itu masyarakat yang mengatas namakan kelompok tani dimaksud, kami menduga merupakan orang suruhan yang dibayar untuk melakukan pengerusakan dan intimidasi terhadap kami karyawan PT SPR, dan masyarakat kelompok tani tersebut juga hingga kini tidak dapat menunjukan legalitas kepemilikan lahan dimaksud , sementara PT.SPR menegang seluruh perijinannya maupun kelengkapan administrasi HGUnya.Aksi demo yang kami gelar hari ini di kantor DPRD Asahan meminta ketua DPRD Asahan atau fraksi fraksi di DPRD Asahan untuk mendengarkan keluhan kami karyawan PT.SPR yang juga warga masyarakat di Huta Bagasan ini dan kami meminta Kapolres Asahan untuk secepatnya mengusut dan menindak pelaku pengerusakan serta penganiayaan karyawan PT SPR, agar kami dapat tenang dalam menjalankan aktifitas bekerja di perusahaan ini, pungkasnya (dieks)