MATATELINGA,Asahan ::Pemerintah kabupaten Asahan menggelar rapat koordinasi dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah (PAD), hal tersebut seiring dengan Instruksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) salah satunya dengan Implementasi dan Revitalisasi Alat Rekam Pajak terhadap Wajib Pajak yang Telah Memenuhi Syarat di Sektor Restoran, Rumah Makan, Hotel maupun Penginapan, serta sarana tempat Hiburan dan Parkir.[adsense!]Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan John Hardi Nasution dalam keterangannya mengatakan, upaya Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mengoptimalisasikan penerimaan Pajak Daerah terus dimaksimalkan, salah satunya adalah dengan melaksanakan percepatan dan perluasan pemasangan alat layanan perekam transaksi pajak daerah (tapping device) pada wajib pajak hotel, restoran, sarana tempat hiburan dan parkir di Kabupaten Asahan. Alat layanan perekam transaksi pajak daerah (tapping device) bertujuan untuk mempermudah wajib pajak dalam menghitung besaran pajak yang harus disetorkan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan sinergi dalam mendukung program implementasi seiring dengan arahan KPK untuk transparansi, akurasi data penerimaan dan pengawasan atas pelaporan Pajak Daerah serta mengurangi interaksi langsung antara petugas pajak dengan wajib pajak, ujarnya.
BACAJUGAhttps://www.matatelinga.com/Nasional/latihan--interoperabilitas-penanganan-bencana--asex--01-tumbuhkan-soliditas-aseanSekdakab Asahan Jhon Hardi Nasution juga mengatakan sampai sejauh ini jumlah alat yang telah terpasang sebanyak 24 buah yang mana pajak restoran sebanyak 20 buah, pajak hotel sebanyak 3 buah, dan pajak hiburan sebanyak 1 buah, dan selanjutnya akan menyusul terpasang sebanyak 4 buah untuk wajib pajak restoran.Pemerintah Kabupaten Asahan juga sangat mendukung penuh pelaksanaan rapat koordinasi evaluasi dan monitoring layanan perekam transaksi Pajak Daerah Kabupaten Asahan tahun 2023 ini, diharapkan kepada seluruh wajib Pajak Daerah yang telah terpasang maupun yang menyusul segera memasang alat layanan perekam transaksi Pajak Daerah (tapping device), kiranya bersungguh-sungguh untuk ikut aktif berkontribusi dalam peningkatan penerimaan pada sektor Pajak Daerah diwilayah kabupaten asahan, yang tentunya dalam mendukung salah satu misi Pemerintah Kabupaten Asahan yaitu misi yang ke-5 “Meningkatkan Akurasi Proses Perencanaan, Penganggaran dan Pengelolaan APBD yang transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, tukasnya (dieks)