MATATELINGA, Asahan :Peredaran narkotika di wilayah Asahan sudah semakin meresahkan masyarakat, penanggulangan bahaya latent narkotika ini bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum namun ini sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk memberantasnya, Senin (02/10/2023)Ketua DPC Partai Demokrat kabupaten Asahan Lela Sari Sinaga dalam keterangannya mengatakan di Asahan ini sudah dapat dikatagorikan masuk dalam posisi "Gawat Narkotika" pasalnya peredaran narkotika di wilayah Asahan sudah dipastikan disetiap sudut desa dan perkampungan keberadaan narkoba ada, dan beberapa waktu lalu Kapolres Asahan juga mengungkapkan dalam tahun 2023 ini sudah banyak kasus narkotika yang diungkap dan ditangkap pelaku peredaran narkotika tersebut, ujarnya.
BACAJUGAhttps://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/ketua-dprd-langkat-membaca-ikrar-pada-upacara-hari-kesaktian-pancasilaLela Sari Sinaga juga mengatakan sejauh ini peredaran narkotika utamanya jenis Methamfetamina atau desoksiefederin atau juga yang sering disebut sabhu sabhu tersebut yang banyak beredar di wilayah ini berasal dari negara China dan dibawa oleh bandar bandar narkotika ke negara Malaysia serta diselundupkan masuk kewilayah Indonesia khususnya ke wilayah kabupaten Asahan melalui jalur tikus perairan Asahan.Sehingga peredaran narkotika di wilayah ini seakan tidak pernah putus, meskipun mata rantai peredarannya sudah diputus oleh aparat penegak hukum.Untuk itu kami menghimbau seluruh warga masyarakat di kabupaten Asahan ini untuk secara bersama sama menerangi peredaran narkotika ini dan ini juga merupakan tanggung jawab kita bersama.Terhadap penyalah guna narkotika memiliki bahaya dan dampak negatif yang serius, diantaranya pada kesehatan fisik, penurunan fungsi pernapasan,over dosis dan gangguan mental serta kematian.Banyak pengguna narkotika memiliki potensi adiktif yang kuat sehingga pengguna tersebut sulit untuk meninggalkannya dan pada akhirnya pengguna tersebut selain menghadapi kematian dan tidak jarang masuk kedalam jurang kriminalitas, untuk itu mari kita semua secara bersama untuk memerangi narkotika ini, pungkasnya (dieks)