MATATELINGA, Asahan : Rotasi dan mutasi beberapa pejabat di lingkup Kabupaten Asahan sudang sering dilakukan bupati, namun satu jabatan yang terkesan luput dari bidikan bupati untuk dirotasi, hal ini membuat tanda tanya dari kalangan masyarakat terkait hal dimaksud, Sabtu (07/10/2023).Prasetyo salah seorang pemerhati sosial di Kisaran mengatakan bupati Asahan yang melakukan rotasi maupun mutasi beberapa pejabat di Asahan, dinilai cukup baik untuk penyegaran dalam mengelola perputaran roda Pemerintahan ini, namun dalam rotasi tersebut seharusnya bupati cq.keoala Badan Kepegawaian Daerah Asahan ini juga harus jeli dimana dalam rotasi pejabat yang dilakukan pada Jum'at 06 Oktober 2023 semalam terdapat salah satu PNS yang terindikasi pengguna narkotika serta yang bersangkutan diduga keabsahan dari ijazah kesarjanaannya diragukan, ujarnya.Prasetyo juga mengatakan selain itu bupati juga terkesan sangat menyayangi Kepala Bappeda yang saat ini, sudah berapa dekade jabatan tersebut di pegang dan tidak pernah sekalipun bupati mengusiknya, meskipun telah menjadi soroton publick terkait kinerjanya yang dinilai mencederai rakyat, seperti kasus keagamaan yang dilaksanakan di luar pulau ini beberapa tahun lalu .Prasetyo juga mengatakan sudah sewajarnya kepala Bappeda Asahan ini digantikan untuk mencegah terjadinya hal hal yang dapat merugikan Pemerintah ini sendiri, atau memang bupati enggan mengganti karena kepala Bappeda Asahan ini sangat loyal kepada penguasa ini, pungkasnya (dieks)