Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pasutri Tewas Tersengat Listrik di T.Tinggi

Pasutri Tewas Tersengat Listrik di T.Tinggi

- Selasa, 10 Oktober 2023 15:19 WIB
Matatelinga.com
Proses evakuasi jenazah pasutri.

MATATELINGA, T.Tinggi : Arifin (47) dan istrinya Juliana (43), merupakan pasangan suami istri memilik anak sebanyak 3 oraang warga Jalan KF. Tandean Gang Tengku Hafizah Lingkungan IV Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi di nyatakan meninggal dunia di duga akibat tersengat aliran listrik lewat kawat jemuran.

Keduanya di ketahui meninggal dunia di lokasi kejadian yang masih berada di dalam rumahnya pada Selasa siang (10/10) sekira pukul 11.30 Wib.

Menurut keterangan sepupu korban Arifin yakni saksi Asmina Damanik (63) warga yang sama dan masih bertetanggan dengan korban, siang itu dirinya melihat anak korban yang bernama Faris (8) sedang berlari sambil menjerit-jerit menghampirinya sambil berkata, “nek..nek tengok la mamak sama ayahku itu,” saksi yang menengar itu langsung berlari masuk kedalam rumah korban lewat ointu dapur, dan tepat di luar dapur dan masih berada dalam rumah ternyata di lihatnya korban Arifin dan istrinya Juliana sudah telentang.

BACAJUGA

https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/perkara-koneksitas--kejati-sumut-tahan-2-tersangka-sipil-dan-1-oknum-militer-diduga-korupsi-rp50-4-m

Saat itu saksi juga melihat ibu korban yakni saksi Samaniah Damanik (67) juga terlihat berdiri menghadapi jasad anak dan menantunya yang sudah kaku karena di duga tersengat aliran listrik lewat kawat jemuran yang terikat dari sebuah pintu besi dan jerejak besi di belakang rumah korban.

Saat itu saksi Asmina yang kalap hanya bias menjerit sambil berkata kepada mamak korban, “bunde.. bunde cemalah ini, kita buat,” sambil dirinya mencoba untuk menyingkirkan sebuah seng yang ada di sekitar TKP, namun pada saat dirinya mencoba untuk menyentuhnya, saksipun terasa ikut kestrum lalu spontan melepaskannya.

[br]

Hal yang sama juga di alami ibu kandung korban Arifin, ternyata sebelumnya dirinya juga mencoba untuk menolong anak dan menantunya, namun dirinya juga ikut kestrum, sehingga membuat dirinya hanya bisa diam terpaku takut untuk bergerak kalau-kalau ada sesuatu yang tersenggol olehnya dan takut kembali kestrum.

Saksi asminapun sambil terus menjerit-jerit meminta tolongpun langsung mengambil gagang sapu, lalu secara perlahan-lahan menaikkan kawat jemuran yang menempel di tubuh kedua korban yang terlihat telah putus untuk di naikkan dan di gantungkan ke dinding tembok.

“Ya saya pelan-pelan menaikkan kawat jemuran yang sudah berada di bawah dengan gaganng sapu dan saya sangkutkan ke tembok,” jelas Asmina.

Namun setelah itu saksi asmina maupun saksi samaniah masih takut untuk menyentuh tubuh kedua korban, hingga akhirnya dating warga yang mengetahui tentang kelistrikan dan memutuskan semua arus listrik yang berada di dalam rumah dan kabel yang berada di atas rumah.

Setelah di nyatakan aman, barulah kedua korban berani di pegang dan langsung membawa kedua korban ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.

Di katakana asmina juga kalau selama ini pasangan suami istri yang memiliki 3 orang anak, kesehariannya berprofesi sebagai penjual lontong sore di jalan, KF.tandean Kota Tebingtinggi.

Dan sebelum kejadian dirinya juga sempat melihat korban Juliana sedang memasak persiapan buat jualan sedangkan suaminya korban arifin masih terlihat menumbuk bumbu pecal satu jam sebelum kejadian.

Pantauan kru MTC di lokasi rumah Duka yang juga sebaai lokasi kejadian warga tampak ramai menunggu kedatangaan jenazah kedua korban, sedangkan petugas PLN terlihat sibuk mengecek kondisi kabel maupun instalasi jaringan listrik di rumah tersebut, sedangkan petugas Kepolisian dari mapolres Tebingtinggi dan Polsek Rambutan terlihat melakukan olah TKP.

Namun tidak asa satupun petugas dari Kepolisian baik kanit Reskrim mapolsek rambutan yang berani memberikan keterangan terkait kejadian tersebut saat di temui di TKP.

Dari kejadian tersebut tewasnya pasangan suami istri ini ada dugaan lantaran kesetrum aliran listrik yang menjalar ke tali jemuran yang terbuat dari kawat.(bas)

Keterangan Foto :

JENAZAH :Jenazah pasangan suami istri yang baru tiba di Rumah duka setelah sempat di bawa ke RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi di sambut tangis oleh keluarga dan tetangga korban.(mtc/istimewa)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Ngeri...!!! Laka Maut di Tol Sergai, 4 Penumpang Bus Halmahera Tewas

Berita Sumut

Ada Memar, Fanny Ismail Perangin Angin Tahanan Titipan Polsek Air Batu Tewas Di LP Labuhan Ruku

Berita Sumut

Nelayan Tewas Terjepit Kapal

Berita Sumut

Order Terakhir Bertarif Rp8 Ribu, Disambut Tangis Istri dan Buah Hati

Berita Sumut

Laka Maut Aceh jaya, Mopen Hiace Hantam Truk CPO, 3 Tewas 7 Luka

Berita Sumut

Longsor di Sembahe Sibolangit, 5 Korban Tewas