MATATELINGA, Asahan :Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar Gerakan Aksi Bergizi di SMA Negeri 4 Kisaran, Selasa (17/10/2023) dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada masyarakat, khususnya para remaja usia sekolah lanjutan akan pentingnya mempraktikkan perilaku hidup sehat dan minum tablet tambah darah secara rutin dan terjadwal, Selasa (17/10/2023).Sekdakab Asahan Jhon Hardi Nasution dalam keterangannya mengatakan gerakan aksi bergizi disekolah merupakan salah satu betuk komitmen Pemerintah dalam rangka pencegahan stunting dengan memperhatikan gizi seimbang dan terjadinya anemia, terutama untuk para pelajar.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/apel-gelar-pasukan-ops--mantap-brata-toba-2023---2024Gerakan aksi bergizi ini dilaksanakan untukmeningkatkan kesadaran remaja putri dalam membiasakan menkonsumsi tablet tambah darah untuk mengurangi resiko anemia, dan bagi remaja putri pranikah yang masih dalam katagori wanita usia subur harus diberikan perhatian sebelum mereka menikah sebagai upaya edukasi terkait dengan penyakit anemia dan stunting, ujarnya.Sekdakab Asahan John Hardi Nasution juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak positif kepada generasi muda, kiranya kegiatan aksi bergizi ini dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada masyarakat, khususnya para pelajar mengenai pentingnya menjalankan perilaku hidup sehat dan gizi seimbang demi terwujudnya masyarakat Asahan sejahtera yang lebih berkarakter.Sementara Kadis Kesehatan dr.Hari Sapna juga menyampaikan tujuan dari kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada masyarakat, khususnya remaja usia sekolah lanjutan akan pentingnya mempraktikkan perilaku hidup sehat dan minum tablet tambah darah secara rutin dan terjadwal. dengan tujuan. Selain itu tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan literasi sekolah tentang pentingnya Tablet Tambah Darah (TTD), membiasakan olahraga dan konsumsi gizi seimbang dan meningkatkan komitmen sekolah untuk melaksanakan kegiatan aksi bergizi secara rutin yang dapat dilaksanakan diluar jam sekolah atau setiap hari Minggu.dr.Hari Sapna juga mengatakan bagi remaja putri yang akan menjadi calon ibu, harus sehat dan bebas dari anemia, agar nantinya dapat melahirkan generasi penerus bangsa dalam menyongsong generasi emas 2045 yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing tinggi, dan peserta Gerakan Aksi Bergizi ini diikuti oleh 500 siswi remaja putri yang terdiri dari siswi SMA Negeri 4 Kisaran 400 orang, siswi SMK Negeri sebanyak 50 orang dan siswi SMA/SMK Al Maksum sebanyak 50 orang, pungkasnya (dieks)