Matatelinga-Tebingtinggi, Gardu induk PLN Ranting Tebingtinggi terletak di Jalan Gatot Subroto kelurahan Lubuk Baru Kec. Padang Hulu persisnya daerah lintas Kota Tebingtinggi-Pematang Siantar, Sabtu Malam (27/9) meledak atau terbakar mengakibatkan gelap gulita (mati Lampu) hampir seluruh wilayah Tebingtinggi khususnya aliran yang mengggunakan gardu induk selama lebih kurang lima Jam.Peristiwa terbakarnya gardu induk itu diduga karena tidak terawat dan penyebab kebakaran diakibatkan kosleting arus pendek listrik sehingga aliran listrik langsung padamnya lampu. Akibat padamnya lampu listrik selama hampir lima jam membuat aktivitas masyarakat Kota Tebingtinggi menjadi terganggu, apalagi pada malam hari banyaknya kesibukan di rumah tangga masyarakat termasuk bagi anak sekolah yang ingin belajar malam tak dapat belajar diakibatkan lampu mati.Menurut salah seorang warga masyarakat yang kecewa karena mengalami peristiwa mati lampu tersebut terhadap pelayanan PlN Ranting Tebingtinggi Cabang Pematang Siantar, Thomas (40) mengatakan ketika terjadi dia sudah menghubungi pihak petugas PLN. “Namun, hampir satu jam lebih lamanya ditunggu tidak satu orangpun petugas PLN Ranting Tebingtinggi yang datang ke lokasi kejadian terbakarnya gardu tersebut untuk melihat,”ujarnya dengan geramnya.Ditambahkan, peristiwa mati lampu ini terjadi bukan karena kejadian terbakarnya gardu tersebut tetapi hampir setiap hari masyarakat Kota Tebingtinggi mengalami kejadian mati lampu terkadang dalam satu hari hampir dua kali terjadi hingga berjam-jam lamanya mati lampu sehingga membuat segala aktivitas masyarakat sangat dirugikan oleh BUMN milik Negara tersebut yang seharusnya mendapat pelayanan yang baik dari PLN.(mt)