MATATELINGA, Medan :Salah seorang Masyarakat yang tinggal di Kelurahan Sei Kera Hilir I Kecamatan Medan Perjuangan protes atas pengerjaan proyek yang diketahui berasal dari Dinas Sumber Daya Alam Bina Marga Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Medan. Pasalnya, pengerjaan proyek saluran Drainase U-Ditch yang berada di lokasi Jalan Sentosa Baru Kelurahan Sei Kera Hilir I Medan Perjuangan ini mengakibatkan ambruknya salah satu pagar rumah warga atas pengorekkan yang dilakukan para pekerja di lapangan.
Berdasarkan keterangan yang di peroleh dari seorang Warga yang tinggal di lokasi tersebut mengatakan bahwa, sebelumnya dirinya sudah menyampaikan permasalahan yang di maksud kepada pihak dari kontraktor sebagai pelaksana lapangan, agar dapat memperbaikinya. Namun, sampai saat ini, pagar rumahnya yang ambruk juga tak kunjung di respon.
" Kita hanya meminta kepada mereka supaya pagar rumah yang kita tempati sekarang ini diperbaiki. Tapi, sudah berapa kali kita ingatkan, belum juga di perbaiki. Bahkan, pengerjaan mereka ini sudah hampir selesai, tetap juga pagar rumah kita dibiarkan ambruk begitu saja ". Terang Zulham (42) baru-baru ini kepada awak media.
Sambung Zulham, Selain itu, pengerjaan Saluran Drainase ini juga menjadi sorotan bagi Masyarakat, terutama dirinya. Dimana, Menurut Zulham, Proyek Drainase bernilai Miliran Rupiah yang bersumber dari APBD Kota Medan ini pengerjaan nya terkesan asal-asalan, sehingga pengorekkan saluran Drainase itu membuat Amblas dinding pagar rumahnya.
" Kita bisa lihat sendiri, hasil dari pada pengerjaannya. Kalau bagus pelaksanaan nya, pasti hasil nya tidak seperti ini ". Ujarnya
Menanggapi keluhan Masyarakat, Pihak kontraktor dari PT Pangeran Beton Nusantara sebagai pelaksana lapangan, bermarga Tobing yang disebut-sebut sebagai pengawas lapangan ketika di konfirmasi wartawan malah enggan merespon, dan terkesean tidak menggubris keluhan Masyarakat tersebut, sampai berita ini diturunkan ke meja redaksi. (Kos/Mtc)