Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Warga Minta Proyek Pembangunan JDU di Kwala Bekala - Simalingkar B Dihentikan Sementara

Warga Minta Proyek Pembangunan JDU di Kwala Bekala - Simalingkar B Dihentikan Sementara

Redaksi - Sabtu, 21 Oktober 2023 06:12 WIB
Matatelinga.com
Daniel Pinem.

MATATELINGA, Medan :: Setelah 5 hari pertemuan yang diadakan di kantor lurah Simalingkar B terkait proyek Pembangunan jaringan distribusi utama (JDU) yang menyebutkan beberapa poin penting, ternyata jalanan tetap berdebu saat siang hari dan becek serta licin saat hujan turun. Bahkan sampai saat ini banyak warga yang mengeluhkan jalan ke rumah mereka sulit dilalui karena bekas galian yang tanahnya lunak.

Hal itu memicu ketidaknyamanan bagi masyarakat, sehingga sejumlah warga sepakat agar proyek pembangunan itu untuk sementara dihentikan. Saat bertemu wartawan, Jumat (20/10), sejumlah warga di antaranya, I Sihotang, Pian Tarigan dan Sinaga menyebutkan mereka sudah gerah dengan kelakuan pemborong proyek yang bernilai Rp. 10 miliar lebih itu. “Pemborong sepertinya tidak peduli dengan keluhan warga. Buktinya sampai saat ini bekas lubang yang digali, tidak ditutup dengan sempurna,” ujar mereka.

BACAJUGA

https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/dapat-tugas-dari-dpp-pdip--gibran-dan-bobby-jurkam-dan-jubir-ganjar-mahfud

Disebutkan warga, lubang bekas galian itu hanya ditutup tanah yang berakibat jalan ke rumah warga menjadi lembek dan tidak bisa dilalui. Bahkan, bekas lubang itu menjadi “jebakan betmen” bagi mereka. Tidak jarang anak mereka tidak jadi berangkat ke sekolah akibat sepatunya terbenam ke tanah yang lunak itu.

[

Padahal itu bisa tidak terjadi kalau pihak pemborong menutupnya dengan sempurna seperti memperbanyak campuran pasir dan batu (Sirtu) ke penutup galian sehingga tidak lembek. Namun anehnya, pihak pemborong sepertinya tidak peduli dengan hal itu dan meneruskan pekerjaannya tanpa mempedulikan bekas galian yang sudah dilaluinya.

[br]

Selalu saja ada alasan pihak pemborong, lubang bekas galian itu belum bisa diratakan karena setiap hari hujan dan tanah masih lembek. Padahal, menurut warga, perataan bekas galian bisa belakangan. Namun yang terpenting, bekas lubang galian dikeraskan sehingga aman dilalui.

Belum lagi jalanan yang licin saat terjadi hujan. Licinnya jalan karena banyak tanah bekas galian mengenai badan jalan. “Kalau dibersihkan setelah penggalian, kan tidak licin,” ujar Sihotang lagi sembari mengatakan itu merupakan salah satu bukti ketidakpedulian pemborong kepada masyarakat. Sudah banyak warga yang menjadi korban akibat tergelincir di jalanan itu.

“Kita minta Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menhentikan sementara proyek ini sampat ada perbaikan bekas galian itu. Jangan sampat masyarakat turun ke jalan beramai-ramai menghentikan proyek itu,” ujar Tarigan dan Sinaga lagi.

Apalagi kemarin saat sosialisasi di Kantor Lurah Simalingkar B, sebutnya, perwakilan Dinas PUPR Sumut, pihak pemborong dan konsultan proyek sudah menyepakati kalau pengerjaan mereka meninggalkan masalah, warga boleh menghentikan pekerjaan yang sedang mereka lakukan.

“Sekarang, bagaimana dengan janji itu. Apakah warga harus turun ke jalan atau Dinas PUPR sebagai pengawas yang menghentikan sementara pekerjaan pemborong sampai mereka menuntaskan pekerjaan yang ditinggalkan,” ujar mereka seraya menyebutkan, janji pemborong jalan masuk ke rumah warga akan dikeraskan paling lama 3 hari, menyiram jalanan agar debu tidak beterbangan dan meperbaiki infrastruktur yang sudah mereka rusak.

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Keluarga Balita Jesica Sipayung Penuhi Undangan Klarifikasi Polda Sumut Terkait Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth

Berita Sumut

Sekretaris Laskar Prabowo 08 Sumut Apresiasi Respons Cepat Propam Polri Di Sipropam Polrestabes Medan

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut