MATATELINGA, Labuhanbatu : hari ketiga pencarian, mayat pemuda berinisial DWH alias Dio (22 Th) warga Jalan Paindoan, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, yang hanyut di Sungai Bilah, Kamis lalu (19/10) berhasil ditemukan dalam kondisi tewas.Upaya dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu yang turut dibantu masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil. Dio ditemukan lebih kurang 300 meter dari lokasi terakhir korban dinyatakan tenggelamKepala BPBD Labuhanbatu, Darwin Yusma, ketika ditemui, Sabtu (21/10), di lokasi kejadian membenarkan remaja tenggelam di Sungai Bilah sudah ditemukan. Korban berhasil dievakuasi sekira pukul 14.05 WIB di Lingkungan Pekan Lama, Kecamatan Rantau Utara.“Iya benar, setelah tiga hari pencarian, alhamdulillah kita berhasil menemukan korban, terimakasih atas dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat yang turut membantu pencarian korban,” ucapnya.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/rudiyanto-simangunsong-apresiasi-kebijakan-pemko-medan-berpakaian-casual-umkmDiberitakan sebelumnya, seorang remaja berinisial DWH alias Dio (22 th) warga Jalan Paindoan, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, diduga hanyut terseret arus Sungai Bilah di Jalan Paindoan Bawah, Tangkahan Pasir, sekira pukul 13:30 WIB. Sementara diketahui, 4 orang lainnya dinyatakan selamat.[bf]Menurut informasi dari warga setempat, peristiwa naas itu terjadi bermula ketika 5 orang pria itu termasuk korban, sedang duduk santai di pinggiran Sungai Bilah. Saat itu, kelimanya mendengar suara kedatangan sejumlah petugas kepolisian untuk melakukan penggerebekan narkotika disekitar lokasi tersebut.Mendengar kedatangan polisi, kelimanya sontak terjun kedalam sungai dan kemudian menghanyut hingga 100 meter jauhnya dari lokasi mereka pertama. Naas, Dio yang merupakan remaja warga Jalan Paindoan itu, diduga lemas dan tak mampu mengendalikan arus sungai bilah.Pertama ada digerebek polisi disitu jual sabu bang, dapat pelakunya satu orang. Kalau yang lima ini dibawah semua (pinggiran sungai). Karena dengar orang itu suara polisi datang, lima orang tadi langsung nyebur ke sungai,” ucap Dedi yang merupakan warga setempat.Pantauan dilokasi, Kamis (19/10), tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu, bersama personil Polres Labuhanbatu, yang turut dibantu warga setempat terlihat sibuk mencari keberadaan remaja tersebut dengan menggunakan 3 unit boat. Namun, hingga pukul 18.[99[00 WIB, remaja itu belum juga dapat ditemukan.