MATATELINGA, Toba : Balige Writers Festival 2023 yang dilaksanakan oleh Yayasan Gracia Toba Raya sejak 26-29 Oktober 2023 di Balige, menjadi wadah bagi para penulis, budayawan, sastrawan dan komunitas lain untuk saling berbagi cerita dan pengetahuan.Sebagai Writers Festival pertama, panitia sengaja mengangkat tema 'Mulak tu Bona' yang berarti kembali ke akar.Pada pembukaan acara yang digelar di Museum TB. Silalahi Center, Bupati Toba, Poltak Sitorus diwakili oleh Asisten III, Verry S. Napitupulu didampingi Kadis Kominfo, Kadis PMDPA dan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Ekonomi/hln-ke-78--presiden-jokowi-beri-selamat-ke-pln--berpesan-untuk-wujudkan-ketahanan-energiDalam sambutannya yang dibacakan oleh Verry Napitupulu, Bupati Toba mengapresiasi kegiatan tersebut dan diharapkan mampu mengangkat cerita sejarah, pendidikan, budaya da pariwisata di Kabupaten Toba."Kegiatan Balige Writers Festival 2023 diharapkan dapat mengangkat cerita sejarah, pendidikan, kebudayaan dan pariwisata kawasan danau toba secara umum dan Balige secara khusus," harap Poltak Sitorus.Event ini juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi dan sinergi untuk bersama-sama merawat budaya dan tradisi agar tidak tergerus oleh perkemban jaman."Melalui event ini marilah kita saling bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya merawat sejarah, tradisi, dan budaya dalam bentuk literasi agar senantiasa lestari, berkembang, dikenang dan tidak hilang tergerus kemajuan jaman di era globalisasi dewasa ini," pesan Poltak Sitorus.Selama ini, Pemkab Toba juga telah berupaya melestarikan dan mensosialisasikan budaya batak na raja kepada seluruh masyarakat Toba."Batak Naraja yang di dalamnya meliputi perihal seputer karakter batak naraja yaitu Batak Namarugamo (Peduli), Batak Namaradat (Santun) Batak Namaruhum (Raat Hukum) dan Batak Namarparbinotoan (Bijaksana)," katanya.