Matatelinga - Labuhan Batu, Kawanan perampok bersenjata api (bersenpi) kembali beraksi di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya Desa Perbaungan, Bilah Hulu, Labuhan Batu Senin (29/9) sore. Para perampok berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp100 juta dari korbannya, Periansyah Nasution alias Ali (38).Informasi yang dihimpun dari kepolisian, perampokan itu terjadi saat korban hendak pulang ke rumahnya di kawasan Desa Pekan Tolan, Kampung Rakyat, Labuhan Batu Selatan. Korban baru saja mengambil uang di Bank Mandiri Rantau Prapat dengan mengendarai mobil pribadinya.Ketika melintas di Jalinsum Perbaungan, kendaraan roda empat korban dipepet oleh empat pelaku yang mengendarai dua unit sepeda motor saling berboncengan. Korban kemudian diperintahkan pelaku untuk berhenti. Namun, korban tetap melanjutkan laju kendaraannya.Salah seorang pelaku pun mengeluarkan senpi dan melepaskan tembakan berulang ke arah mobil korban. Lantaran panik, korban kemudian menabrak salah satu kendaraan pelaku hingga terjatuh.Korban yang melihat dua pelaku terjatuh, lalu memberhentikan laju kendaraannya dan keluar melarikan diri menuju kantor polisi terdekat (Polsek Tolan).Namun, pelaku yang melihat korbannya kabur kemudian masuk ke dalam mobil dan mengambil uang sebesar Rp100 juta. Selanjutnya pelaku pun kabur dengan membawa uang tersebut.Petugas polisi yang mendapat laporan dari korban, bergerak menuju TKP dan melakukan penyelidikan. Tanpa membutuhkan waktu lama, satu dari pelaku akhirnya dibekuk.Kasubbag Humas Polres Labuhan Batu, AKP Viktor Sibarani mengatakan, satu pelaku yang dibekuk adalah M Rudianto di daerah Kampung Rakyat. Satu pelaku ini merupakan sopir truk, yang tinggal di Dusun Tanjung Mulia, Desa Kalul, Tamiang Hulu, Aceh Tamiang."Barang bukti yang diamankan berupa satu pucuk pistol merk bahtera silver, 2 magazen, 12 butir peluru. Selain itu, satu pucuk revolver rakitan dengan amunisi 8 butir dan satu pucuk senjata rakitan laras panjang dengan amunisi AK 18 butir," ujar Viktor, Selasa (30/9/2014).
Ia menyebut, hingga kini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap tiga orang pelaku yang buron. Ketiga pelaku ini sudah diketahui identitasnya, masing-masing, Juan, Anto dan Agus," pungkasnya."Dua pelaku melarikan diri ke arah Aek Nabara dan satu lagi ke daerah Kampung Rakyat," tandasnya.
(Mt)