MATATELINGA, Medan : Keberadaan truk terparkir di Area bawah Jalan Tol Tanjung Mulia-Binjai, sangat meresahkan warga sekitar, apalagi ditambah adanya TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah yang menimbulkan bau sehingga mengganggu kenyamanan warga Sekitar.Hal itu masih terlihat pada Jumat, (03/11/2023), aktifitas keluar masuk truk membuat lalu lintas disekitar area tersebut menjadi macet.Tempat Yang seharusnya menjadi area hijau dan merupakan tanah milik negara tersebut dalam beberapa bulan belakangan ini sudah menjadi area liar yang dikuasai warga sekitar, tidak ada kepedulian ketegasan dari pihak Pemerintah Kecamatan, maupun pihak dari HKI Sendiri, mereka seakan tutup mata dengan kondisi yang terjadi.Seperti diberitakan sebelumnya pada 6 September 2023 lalu Pihak Kecamatan Medan Deli melalui Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Ahmad Rivai Siregar, ketika dikonfirmasi menyebutkan, sudah mengetahui hal ini, dan bahkan sempat menegur pemilik gudang, ketika truk masih terparkir bebas di bahu jalan, tapi sekarang truk tersebut sudah tidak terparkir di bahu jalan.Rivai menambahkan, untuk masalah parkir di dalam atau areal lintasan bawah jalan tol, itu sudah ranahnya pihak jasa marga.“Untuk parkir di dalam itu sudah ranahnya PT. Jasa Marga, bukan ranahnya Kecamatan lagi,” pungkasnya.Terpisah, Asisten Manager PT Jasa Marga Yudi Hermawan, ketika dihubungi Sumut Pos, mengatakan, area lintasan bawah tol Tanjung Mulia-Binjai itu bukan ranah PT Jasa Marga tetapi ranahnya PT Hutama Karya Indonesia.“Kalau untuk lintasan tol Tanjung Mulia-Binjai, itu ranahnya PT HKI, yang di daerah Binjai, bukan jasa marga bang.Staf PT.Hutama Karya, Nindy Damayanti ketika ditemui di Kantor PT.HKI mengatakan sudah mengetahui hal ini."Warga di sekitar situ nakal-nakal bang dan sudah diberi tahu, cuma gak pernah digubris" ucapnya.Media Handle PT.Hutama Karya Dana Pangaribuan yang bertugas menghandle pemberitaan HKI mengatakan, saya belum mengetahuinya bang, coba nanti saya cek ya bang, saya masih di Tebing Tinggi, ucapnya.Media Handle yang juga Reporter Televisi Nasional ini pun menambahkan, "coba Abang kirimkan beritanya, biar saya pelajari, soalnya saya belum bisa memberikan statement", sampai berita ini diturunkan belum ada statement yang diberikan olehnya