Matatelinga - Medan, sebanyak 124 Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Pemerintah Kota Medan di ambil sumpahnya oleh Walikota Medan, Selasa (30/9) di balai Kota Medan, pengambilan sumpah dan janji PNS ini merupakan gelombang kedua terhadap PNS yang telah lulus seleksi penerimaan formasi pada tahun sebelumnya yang dilakukan secara bertahap, pengambilan sumpah dan janji PNS ini menjadi keharusan buh;pouihagi PNS.Pengambilan sumpah dan janji PNS ini dilakukan Walikota Medan diwakili Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Lahum SH MM dan bertindak sebagai saksi Sekretaris BKD Kota Medan Riswan SH MAP dan Kepala Bidang Kesejahteraan Dan Disiplin BKD Kota Medan H Harun Ismail Sitompul SH.Walikota Medan diwakili Kepala BKD Lahum SH MM dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sumpah dan janji ini sesungguhnya bukan hanya seremonial belaka, tetapi harus disadari bahwa PNS sebagai abdi negara dan abdi masyarakat harus mampu menjadi fasilisator pembangunan dengan mengedepankan pelayanan publik yang berkualitas, cepat, tepat dan profesional, apa yang dikerjakan akan terwujud dalam kepuasan masyarakat, terhadap kepuasan pembangunan, sebab kepuasan masyarakat adalah indikator kesuksesan pembangunan yang dilaksanakan."Masyarakat harsu merasa bahwa pemerintahannya ada untuk rakyat, bekrja dan melayani masyarakat, Allah SWT juga pasti akan membalas semua kerja keras dan niat baik kita,"unngkap LahumLahum mengingatkan kepada PNS yang baru diambil sumpahnya bahwa sumpah yang baru diucapkan merupakan pedoman untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, para PNS diminta agar menjadi aparatur yang bermental baik, bersatu padu, bersih, jujur, berdaya guna, berhasil guna, kreatif dan inovatif serta ikhlas dan sadar sepenuhnya akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara.“Kepada PNS sesungguhnya dipercayakan untuk melaksanakan tugas negara yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya serta harus mampu menempatkan posisinya sebagai seorang aparatur pemerintahan dan abdi masyarakat baik dilingkungan kerja maupun ditengah-tengah masyarakat, saya ingatkan lagi kita ini semua adalah pelayan masyarakat, kita melayani bukan dilayani, “ tegasnya.(Mt/Hendra)