MATATELINGA, Medan : Bicara tentang UMKM di Kota Medan tentu tidak ada habisnya, apalagi di masa kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution sektor UMKM terus berkembang dan meningkat sebab UMKM menjadi salah satu program prioritasnya. Pendampingan dan pembinaan senantiasa dilakukan Pemko Medan seperti pembinaan terhadap pelaku UMKM Pondok Kelapa Coco and Art.
UMKM binaan Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ini bergerak di bidang Handycraft yang menjual kerajinan tangan dengan memanfaatkan limbah batok kelapa dan limbah palet sebagai bahan dasar utamanya.
Pemilik UMKM Pondok Kelapa Coco and Art, Toga Sandi mengaku usahanya ini sudah berdiri sejak tahun 2012. Berbagai handicraft atau kerajinan tangan telah dihasilkan beliau dengan limbah batok kelapa dan limbah paket.
BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Ekonomi/ungguli-perusahaan-energi-se-asia--pln-sukses-borong-5-penghargaan-bergengsi-dari-enlit-asia
"Dengan limbah kelapa dan limbah paket kami telah menghasilkan berbagai kerajinan tangan seperti gantungan kunci, bangku, centong, vas bunga, tempat cemilan, kotak tisu, celengan dan asbak serta hiasan dinding," jelas Toga Sandi saat dikonfirmasi, Rabu (15/11/2023).