MATATELINGA, Medan :Berapa hari yang lewat kabar OTT Anggota Bawaslu oleh Polda Sumut viral di media online, Rabu 22 November 2023.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Ekonomi/ump-naik-3-67-persen-baskami-minta-pemprov-awasi-struktur-skala-upah-guna-atasi-kesenjanganKabar itu pun menjadi topik pembahasan dibeberapa media. Karena kedua Anggota Bawaslu itu disebut-sebut melakukan pemerasan kepada salah satu caleg.Nah dalam hal ini jelas perlakuan Anggota Bawaslu yang di tangkap Polda Sumut itu melakukan perbuatan melanggar hukum dan sudah menyalahgunakan jabatannya.Dengan kejadian ini Pemerintah harus mengambil langkah yang tegas. Agar momentum harapan Pemilu Damai dapat diwujudkan sesuai harapan seluruh pihak dan masyarakat.Terkait perbuatan Anggota Bawaslu tersebut di OTT Polda Sumut, praktis hukum dari Muhammadiyah Eka Putra Zakran SH MH angkat bicara.[br]Bagaimana tidak angkat bicara karena saat penyelenggaraan Pemilu Damai di Kantor Gubenur Sumut Jalan Jl. Pangeran Diponegoro, praktis hukum dari Muhammadiyah ini secara tegas mengatakan akan mengawal jalannya Pemilu Damai agar apa yang diharapkan terwujud.Saat dikonfirmasi melalui jaringan seluler praktisi hukum dari Muhammadiyah yang sekaligus Ketua PB-PASU Eka Putra Zakran SH, MH, mengatakan sangat menyesalkan prilaku anggota Bawaslu Kota Medan tertangkap OTT oleh Polda Sumut."Sangat disesalkan ada anggota Bawaslu inisial AB tertangkap OT oleh Personel Polda Sumut. Prilaku tak bermoral anggota Bawaslu Medan telah mencabik-cabik kepercayaan publik dan prilaku ini telah meruntuhkan moral demokrasi," sebut Eka Putra Zakran.Lebih jauh Eka Putra Zakran memaparkan bahwa pada Tanggal 11 Novemver 2023 kemarin PB-PASU telah menggelar kegiatan Dialog Pemilu Damai dengan thema:'Honest, Fair and Peacefull Election Are Everyone's Dreams' (pemilu yang jujur dan adil adalah impian semua orang) yang tujuan kegiatan ini salah satunya menitik beratkan tentang moral dan integritas penyelenggara dan pengawas pemilu agar berlaku jujur dan adil."Jadi, amat sangat disayangkan sikap atau prilaku anggota Bawaslu tersebut, baru dua hari selesai acara, langsung viral berita anggota Bawaslu Medan di OTT Polda Sumut," tutur Eka Putra Zakran SH MH"Intinya malu-maluin lah, harusnya menjadi pengawal demokrasi, kok malah meruntuhkan moral demokrasi," tutupnya.Penulis: Syamsir Alam Nst