MATATELINGA,Tanjungbalai: Kepala Dinas Kominfo Pemkot Tanjung balai Andrinuka Saptana memblokir WhatsApp (WA) sejumlah Wartawan yang memberitakan tentang keganjilan investasi Videotron pihak ketiga.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/polres-simalungun-gelar-pelatihan-pengendalian-massa-jelang-pemilu-2024--tidak-ada-hari-tanpa-latihanAndrinuka, diduga gerah karena pemberitaan Videotron merebak, hal itu terkuak ketika awak media mencoba mengkonfirmasi ulang terkait persoalan Videotron yang sudah sepekan tidak hidup. Senin, (11/12/23).Pesan konfirmasi yang dilayangkan awak media ke WhatsApp Andrinuka dinomor 0813 6177xxx bercentang satu atau diblokir, hal itu juga ditandai dengan profil WhatsApp nya yang sudah tidak dapat dilihat awak media.Selian itu, akses masuk kekantor dinas Kominfo pun diprivasi hanya untuk pihak tertentu dengan menggunakan kunci elektrik (pace recognition door lock).Untuk diketahui, merebaknya persoalan Videotron berawal dari diputusnya aliran listrik oleh pihak PLN. Papan iklan yang menayangkan kegiatan Pemkot itu disinyalir bermasalah. Belakangan diketahui Videotron itu tidak memiliki izin.Selain tidak memiliki izin, ternyata papan iklan digital itu merupakan investasi milik pihak ketiga dengan perjanjian kerjasama dengan pemerintah kota yang dipegang oleh dinas Kominfo.Hingga saat ini pihak Kominfo menutup diri dengan wartawan. (Riki)