MATATELINGA, Tanjungbalai : Kepala dinas Kominfo Pemkot Tanjung balai Andrinuka Saptana berdalih tidak melakukan blokir terhadap wartawan yang menyoroti soal Videotron. Dia mengaku hanya sedang menprivat WhatsApp nya.
"Gak diblokir, sedang ku privat aja," Kata Andrinuka ngeles saat kepergok wartawan di Balai kota. Senin,(11/12/23).
Andrinuka Saptana, beralasan melakukan privat WhatsAppnya agar tidak terjadi miskomunikasi dalam penyampaian konfirmasi melalui pesan WhatsApp.
"Ketemu langsung saja lah, nanti miskomunikasi," Ujarnya dengan ekspresi tegang.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Pemkot Tanjung balai Andrinuka Saptana memblokir WhatsApp (WA) sejumlah Wartawan yang memberitakan tentang keganjilan investasi Videotron pihak ketiga.
Andrinuka, diduga gerah karena pemberitaan Videotron merebak, hal itu terkuak ketika awak media mencoba mengkonfirmasi ulang terkait persoalan Videotron yang sudah sepekan tidak hidup. Senin, (11/12/23).
Pesan konfirmasi yang dilayangkan awak media ke WhatsApp Andrinuka dinomor 0813 6177 XXX bercentang satu atau diblokir, hal itu juga ditandai dengan profil WhatsApp nya yang sudah tidak dapat dilihat awak media.
[br]
Selain itu, akses masuk kekantor dinas Kominfo pun diprivasi hanya untuk pihak tertentu dengan menggunakan kunci elektrik (pace recognition door lock).
Untuk diketahui, merebaknya persoalan Videotron berawal dari diputusnya aliran listrik oleh pihak PLN . Papan iklan yang menayangkan kegiatan Pemkot itu disinyalir bermasalah. Belakangan diketahui Videotron itu tidak memiliki izin.
Selain tidak memiliki izin, ternyata papan iklan digital itu merupakan investasi milik pihak ketiga dengan perjanjian kerjasama dengan pemerintah kota yang dipegang oleh dinas Kominfo.Hingga saat ini pihak Kominfo menutup diri dengan wartawan.