MATATELINGA, Aeknabara : Masyarakat Aeknabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara gempar.Seorang kakek, dengan sapaan Yoyok (Sukaryo), 58, Islam, sehari-hari dikenal sebagai pedang sayur, warga Jalan Veteran Aek Nabara, Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, dikabarkan tewas bersimbah darah usai ditikam Amir (tetangga korban), Senin (18/12/2023) pagi tadi.
Kasus penikaman korban ini, sempat terekam vidio warga dan viral di media sosial. Namun hingga berita ini dikirim ke redaksi, pihak kepolisian setempat belum mengkonfirmasi, penyebab terjadinya penikaman yang mengakibatkan korban tewas.
BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/tkd-prabowo-gibran-kota-tanjung-balai-targetkan-90-persen-kemenangan
Informasi yang diperoleh menyebutkan, tersangkaAB alias Amir, 35, tidak bekerja, warga Jalan Veteran Aek Nabara, Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, berapa saat sebelum peristiwa naas menimpa korban, tepatnya dsekitar pukul 07.30 WIB, mengenderai sepeda motor, baru saja pulang dari mengantar anaknya bekerja.
[br]
"Sesampai di depan rumahnya, tersangka tiba-tiba langsung mendekati korban. Dan menikam korban, menggunakan pisau sangkur, mengenai bagian dada sebelah kiri", ucap Kapolseķ Bilah Hulu,AKP R P Panjaitan SHTi, kepada awak media melalui pesan singkatnya di aplikadi whatsapp, Senin (18/12/2023) siang.Akibat tikaman tersangka itu kata kapolsek,korban sempat terjatuh bersamaan dengan sepeda motornya. Selanjutnya, tersangka kembali mendatangi korban dan menikamkan pisau sangkur tersebut berkali-kali ke arah tubuh korban.Kemudian lanjutnya, saksi yang berada di sekitar tempat kejadian, berusaha menolong korban dan membawanya ke klinik Sri Pamela PTPN 3 Aek Nabara. Namun, setelah lebih kurang 30 menit mendapat perwatan medis, akhirnya korban meninggal dunia.Dalam keterangannya itu, kapolsek menyampaikan, mendapat informasi tersebut, dirinya beserta piket fungsi, melakukan olah TKP dan mengamankan tersangka serta barang bukti ke Polsek Bilah Hulu, guna untuk proses hukum selanjutnya. (yasmir)