Matatelinga - Binjai, Curah hujan yang cukup tinggi dalam sepekan terakhir membuat debit permukaan air di beberapa alur sungai di Kota Binjai meningkat dan membuat tanggul di aliran sungai perumahan Berngam, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota jebol. Sabtu (4/10/2014). Akibatnya, sejumlah ruas jalan aspal di perumahan Berngam yang ada di sekitar tanggul amblas. Jebolnya tanggul juga mengancam rumah warga yang ada disekitar tanggul. Seorang warga, Sami mengatakan, tanggul yang baru selesai dikerjakan dua tahun yang lalu itu kembali ambruk ke dasar sungai sepanjang hampir sepuluh meter. “Padahal tanggul ini baru diperbaiki, tapi sekarang sudah jebol lagi,” jelasnya. Selain itu, lanjut dia, sejumlah ruas jalan yang berada di tepi tanggul juga ikut ambruk dan mengancam perumahan warga yang ada di sekitar tanggul. “Akibat tanggul jebol, ruas jalan aspal yang ada disekitar tanggul juga amblas dan nyaris merusak rumah warga,” pungkasnya. Dia menjelaskan, tanggul mulai jebol sekitar jam delapan malam tadi dan terus meluas hingga mencapai sepuluh meter serta tanah yang ada diseputaran tanggul juga mengalami longsor. “Tanah juga jadi longsor akibat tanggul jebol. Kami takut, longsornya tanah merambat ke rumah kami dan merusak bangunan rumah,” terangnya. Jika ambruknya tanggul ini tidak segera di perbaiki maka bisa akan terus meluas dan bisa merusak rumah - rumah warga yang ada di lokais perumahan tersebut. Tanggul yang berada di perumahan Berngam Kota Binjai ini juga pernah jebol pada dua tahun lalu saat proyek pengerjaan masih dilakukan.
Pihak pekerja proyek juga sudah memperbaiki, namun kali ini tanggul kembali jebol dan kembali mengancam perumahan warga. Warga berharap, pemerintah Kota segera melakukan perbaikan terhadap tanggul yang jebol agar warga tidak resah dan tidak merusak rumah warga.
(Mt/Hendra)