Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Walhi Sumut Serukan Tutup Medan Zoo Baskami Minta BKSDA Turun Tangan

Walhi Sumut Serukan Tutup Medan Zoo Baskami Minta BKSDA Turun Tangan

- Senin, 05 Februari 2024 22:44 WIB
matatelinga.com
Baskami Ginting (tengah)
MATATELINGA, Medan : Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting meminta keseriusan pemerintah dalam penanganan satwa dan pengelolaan 'Medan Zoo' yang semakin memprihatinkan dari hari ke hari.Diketahui, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) menyerukan penutupan segeraMedan Zooatau Kebun Binatang Medan usai empat ekor harimau mati dalam tiga bulan terakhir.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan tidak boleh adanya pembiaran terhadap kondisi kebun binatang di medan itu. Ia meminta KLHK melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) turun tangan mengatasi permasalahan tersebut.

[br]

"Menurut saya, persoalan ini tidak bisa ditangani secara parsial. Medan Zoo ini bukan hanya persoalan beban pakan hewan yang ada, tetapi juga mengenai konservasinya, manajemen asetnya sampai masalah digitalisasinya," katanya, Senin (5/2/2024)Baskami mengatakan, Medan Zoo harus lebih berperan sebagai usaha perlindungan dan pelestarian alam daripada hanya sekadar memperagakan koleksi satwa langkanya."Kita menyayangkan, banyak satwa langka yang mati termasuk harimau sumatera. Saya kira ini bisa menjadi perhatian dunia, bila terjadi pembiaran," ungkapnya.Baskami mengatakan, bila kondisi mengharuskan penutupan sementara, maka menurutnya, seluruh sisa satwa yang ada diberikan kepada Lembaga Konservasi yang ideal."Saya meminta dalam waktu dekat ini ada langkah kongkrit dan penanganan komprehensif dari seluruh stakeholder tentang masalah ini," tambahnya.Sebelumnya, pada acara 'Quo Vadis Kondisi Medan Zoo', yang digagas Komunitas Gerak 98, Direktur Eksekutif Walhi Sumut Rianda Purba meminta agar pemerintah menutup kebun binatang itu."Melihat dari kondisi Walhi Sumut menyarankan pemerintah menutup sementara hingga masalah infrastruktur baik geografis, lahan sampai sarana prasarana memenuhi standar," tambahnya.

[br]

Sementara itu, Badar Johan, pegiat The Wildlife Whisperer Of Sumatera, mengatakan bila kondisi tersebut dibiarkan maka, Medan Zoo dapat menjadi sentimen negatif di mata dunia internasional."Kita mengusulkan agar merehabilitasi ulang hewan yang tersisa. Harus ada perawatan, penanganan dan perlindungan yang lengkap dari hewan-hewan itu," tambahnya.Badar meminta BKSDA melakukan audit dan investigasi terkait matinya satwa langka di Medan Zoo."Karena kita tahu, bahwa BKADA memiliki data lengkap hewan-hewan yangbada dan penanganannya juga menjadi tanggung jawab mereka," pungkasnya.(irwansyah putra)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Berita Sumut

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Berita Sumut

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita Sumut

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU