Matatelinga - Medan, Penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang profesional, bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat memerlukan sumber daya kesehatan yang mempunyai integritas tinggi dan bertugas secara penuh untuk melaksanakan kegiatan fiungsionalnya mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan.Hal ini dikatakan Walikota Medan diwakili Asisten Administrasi Umum H Ikhwan Habibi Daulay SH, pada acara pembukaan Diklat fungsional penyuluh kesehatan masyarakat dilingkungan Pemerintah Kota Medan, Rabu (8/10) di Hotel Kanaya Jalan Darussalam.Dikatakannya, di Kota Medan kedudukan pejabat fungsional penyuluh kesehatan masyarakat adalah sebagai pelaksana teknis fungsional pada unit kerja dilingkungan pemerintah Kota Medan yang mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan advokasi, pembinaan suasana dan gerakan pemberdayaan masyarakat, menyebarluaskan informasi, membuat rancangan media, melakukan pengkajian/penelitian prilaku masyarakat yang berhubungan dengan kesehatan, serta merencanakan intervensi dalam rangka pengembangan masyarakat yang mendukung kesehatan."Tugas-tugas ini sangat mulia dan hanya dapat dilakukan jika saudara-saudara memegang komitmen dan ikhlas dalam bekerja, peran saudara sangat penting, sebagai corong pemerintah dalam mensosialisasikan program unggulan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal serta meyakinkan masyarakat, meningkatkan pengetahuannya betapa pentingnya pola hidup sehat, " ujar Habibi.Sebelumnya, Kepala Kantor Diklat Kota Medan Fachrudin Harahap SH melaporkan, tujuan pelaksanaan diklat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keahlian maupun keterampilan dan sikap dalam melaksanakan tugas sebagai penyuluh kesehatan masyarakat, selain itu juga menciptakan penyuluh kesehatan yang dapat berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, sedangkan sasarannya adalah terwujudnya pejabata penyuluh kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan jabatan.Dilaporkan, diklat ini dilaksanakan dua angkatan yakni 8-22 Oktober 2014, angkatan dua 13-27 Oktober 2014 masing masing angkatan berjumlah 30 orang, dengan nara sumber dari Kementerian Kesehatan Provsu dan pejabat Pemko Medan. (Mt/Hendra)