MATATELINGA,Jakarta : Fenomena kerusakan lingkungan menjadi topik hangat dalam Seminar Nasional Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2024 yang diadakan di Candi Bentar Hall Ancol Jakarta, pada hari Minggu (18/2/24).Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup, Agus Justianto, menekankan pentingnya peran media massa dalam mendukung kampanye penyelamatan planet bumi."Langkah-langkah percepatan dan perluasan kampanye penyelamatan planet bumi akan lebih efektif dengan peran dan fungsi media massa," ujar Agus.[br]Seminar HPN 2024 mengangkat tema "Selamatkan Planet Bumi Melalui Penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG)". Agus menjelaskan bahwa krisis iklim yang memburuk mendorong dunia untuk mengubah sistem pembangunan, dari yang tidak berpihak pada keberlanjutan bumi menjadi sistem pembangunan berkelanjutan."Pemerintah secara bertahap mengubah arah pembangunan ke arah berkelanjutan, melalui komitmen untuk mengembangkan konsep ekonomi biru, yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Indonesia (RPJPN) tahun 2005-2025," terangnya.ESG merupakan standarisasi yang harus dipenuhi perusahaan untuk menerapkan praktik investasi hijau, yang memperhatikan dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas investasi dan operasional perusahaan.Agus menegaskan bahwa pertumbuhan investasi ESG di Indonesia cukup baik. Pada tahun 2021, jumlah produk ESG bertambah 15 produk, dibandingkan tahun 2016 yang hanya memiliki 1 produk ESG. Hal ini semakin diperkuat dengan penerbitan obligasi terstandarisasi ESG oleh Pemerintah senilai 35,2 triliun rupiah untuk mendukung ekonomi berkelanjutan.[br,]"Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan salah satu kawasan di Indonesia yang telah menerapkan sistem Environmental, Social, and Governance (ESG)," tambahnya.Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PWI Pusat, Muhammad Sarwani, menjelaskan pentingnya tema ESG (Environmental Social Governance) dalam konteks global saat ini.Menurutnya, ESG bukan hanya hal baru bagi insan pers, tetapi juga menjadi syarat penting bagi lembaga dan perusahaan dalam menjaga kepercayaan investor. Tanpa ESG, kepercayaan investor akan melemah. Sarwani menekankan bahwa penerapan prinsip ESG tidak hanya tentang pelestarian lingkungan, tetapi juga mengenai tanggung jawab sosial perusahaan dan efisiensi finansial yang pada akhirnya akan meningkatkan profitabilitas perusahaan.Seminar HPN 2024 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan peran aktif media massa dalam mendukung upaya penyelamatan planet bumi melalui penerapan ESG. (Riki)