Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
66 Jamaah Perwiritan Keracunan Nasi Bungkus di Rantauprapat

66 Jamaah Perwiritan Keracunan Nasi Bungkus di Rantauprapat

Yasmir - Selasa, 20 Februari 2024 21:16 WIB
matatelinga.com
Korban keracunan, warga Sibuaya, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu.
MATATELINGA, Rantauprapat :: Dua dari 66 orang korban keracunan di Lingkungan Sibuaya, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Selasa (20/2/2024), merupakan tuan rumah penyelenggara perwiritan.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr Bernhard L Malau SIK MH, melalui Kasi Humas, AKP Parlando Napitupulu SH, menyampaikan ini kepada media onlinehttps://matatelinga.com, Selasa (20/2/2024) malam.

Menurut dia, bukan cuma jemaah perwiritan saja yang keracunan. Tetapi suami dan anak tempat berlangsungnya perwiritan juga korban keracunan.

[br]

Katanya, tempat berlangsungnya perwiritan itu, langsung memasak makanan yang disajikan kepada jamaah perwiritan. Bahsn-bahan yang dimasak, dibelinya dari pasar.

"Polres Labuhanbatu masih melakukan penyelidikan, asal bahan-bahan yang dimasak untuk kegiatan perwiritan itu", ucap Parlando.

Sebelumnya, Direktur RSUD Rantauprapat, dr Syafril Harahap SPb, melalui Kasi Humas, Doni Simamora SKeb Ners membenarkan, puluhan warga Sibuaya, korban keracunan di rawat di rumah sakit milik Pemerintah Kabipaten Labuhanbatu.

Doni memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa keracunan tersebut. Katanya, petugas medis melakukan perawatan secara intensif terhadap para korban.

Dilain pihak, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Friska Simanjuntak mengatakan, puluhan orang diduga menjadi korban keracunan makanan.

Menurut Friska, peristiwa keracunan ini berawal usai puluhan masyarakat Lingkungan Sibuaya, Kelurahan Sioldengan menghadiri sebuah undangan wirid di Lingkungan Padang Pasir, Kelurahan Urung Kompas pada Senin (19/2/2024) sore.

[br]

Usai perwiritan, puluhan masyarakat menerima bungkusan (bontot), berupa telur rendang, sayur tumis dan nasi putih untuk dibawa pulang. Namun, warga yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa, mengalami mual, muntah dan lemas usai memakan nasi bungkusan sejak Senin sore.

“Diduga keracunan makanan yang diterima usai menghadiri perwiritan di Padang Pasir,”jelasnya.

Friska menambahkan, Dinas Kesehatan Labuhanbatu telah mengumpulkan sampel berupa sisa makanan yang dikonsumsi puluhan masyarakat, untuk dibawa ke BPOM guna pemeriksaan.

“Sisa makanan sudah kita kumpulkan untuk kemudian dikirim ke BPOM agar dilakukan pemeriksaan sampel makanan,” tuturnya. (yasmir)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Polisi Turun Tangan Selidiki Puluhan Pelajar, Satu Guru Keracunan MBG di Humbahas

Berita Sumut

Terungkap! Penyebab 18 Warga Sakit di Aceh Selatan, Makanan MBG Tercemar Bakteri

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut