Matatelinga - Medan, Pemko Medan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dengan tema "Inovasi Medan Berhias (Bersih, Hijau, Asri dan Sehat)" untuk pelajar, mahasiswa dan umum. Lomba yang digelar untuk memeriahkan Peringatan Hari Teknologi Nasional. LKTI menyediakan hadiah jutaan rupaiah bagi pemenang. “Yang ingin mengikuti LKTI sudah bisa mendaftarkan diri dan mengirimkan naskah dimulai 8 Oktober sampai 4 Nopember 2014. Karya tulis ilmiah yang dikirimkan belum pernah dimuat media massa,” kata Kepala Balitbang Kota Medan Drs Hasan Basri di Balai Kota Medan, Rabu (8/10) kemarin. Bagi masyarakat umum, pelajar maupun mahasiswa yang ingin mengikuti LKTI, kata Hasan, dapat mengambil formulir bio data di sekretariat paniti Kantor Balitbang Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis. Selain mengisi formulir bio data, peserta juga harus melampirkan pas photo 3 x 4 sebanyak 2 lembar. Kemudian karya tulis dibuat dalam bentuk soft copy dan hard copy. Lalu cantumkan nama, alamat, tingkat pendidikan dan nomor telepon. Bagi peserta yang berasal dari masyarakat umum, harus disertai dengan KTP. Sedangkan kalangan pelajar baik untuk tingkat SD, SMP dan SMA/SMK melampirkan tulisan dengan kartu pelajar/kartu mahasiswa. Dalam membuat tulisan, Hasan mengingatkan kepada para peserta untuk memperhatikan beberapa hal seperti pemakaian bahasa yang meliputi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sekaligus efektif dan efisien, serta teknik penulisan. Sedangkan topik yang diangkat harus relevansi dengan realita kehidupan sosial atau tema yang ditentukan panitia. “Peserta juga harus mampu menggunakan contoh kasus yang konkret dan sesuai dengan konteks kasus yang diangkat. Selain itu menyampaikan ide dan gagasan baru secara cerdas, dan menemaptkan tulisan yangmenggambarkan sikap objektifitasnya dan kejernihan penulis dalam memilah-milah data dan fakta yang diambil,” ungkapnya. Mantan Kadis Pendidikan Kota Medan ini mengingatkan, peserta harus mencantumkan sumber data terkait relevansi sumber-sumber bacaan dengan pembahasan topik permasalahan dan format penulisan daftar pustaka maupun kutipan yang benar. Selanjutnya, Hasan menjelaskan kriteria dan format penilaian meliputi dua aspek yaitu naskah karya tulis dan presentaasi karya tulis (bagi peserta yang lolos 5 besar finalis). Penilaian dilakukan oleh tim juri yang telah ditetapkan panitia lomba. Selanjutnya tim juri melakukan seleksi dan menetapkan 5 karya tulis untuk dipresentasikan dihadapan tim juri. Adapun format penilaian presentasi yang dilakukan tim juri di grand final LKTI, jelas Hasan, meliputi teknik penyajian dengan bobot 35, sistematika panyajian dan isi, alat bantu dan media yang digunakan, penggunaan bahasa dan tutur kata yang baku, cara berpresentasi dan ketepatan waktu. Di samping itu diikuti penalaran dengan bobot 55 meliputi penguasaan materi dalam penyampaian dan kebenaran/ketetapan jawaban. Serta performance dengan bobot 10 yakni penampilan finalis ketikan presentasi. “Pengumuman untuk menetapkan peserta yang masuk finalis 5 besar dilakukan 18 Nopember mendatang, sedangkan presentasi bagi peserta yang masuk finalis 5 besar akan dilakukan pada 26 Nopember mendatang,” jelas Hasan. (Mt/Jpp)