MATATELINGA, Bahlias: Guru adalah seorang yang telah mengabdikan dirinya untuk mendidik dan mengajarkan suatu ilmu,membimbing serta melatih dan memberikan penilaian dan memberi contoh Prilaku yang baik kepada anak didiknya agar menjadi anak yang pintar berbudi pekerti serta giat dalam belajar untuk menjadi generasi penerus bangsa.Namun hal tersebut justru berlawanan dan mencedrai nama baik Sekolah SD tersebut dengan apa yang telah dilakukan oleh Oknum Guru Pengajar dikelas III SD.Negeri 098168 Bah Lias,Nagori Bah Lias kecamatan Bandar kabupaten Simalungun Sumatera Utara inisial SA berstatus Pegawai Negri yang diduga telah menampar Wajah dan menjambak rambut salah seorang murid kelas IV bernama Aidil yang menyebabkan korban mengalami ketakutan dan Trauma sehingga tidak ingin lagi sekolah di SD tersebut, hal ini terjadi pada Selasa 20 Februari 2024 sekira pukul 09.30 Wib.[br]Menurut sumber yang dikutip awak media disekitar sekolah SD tersebut mengatakan, kejadian bermula saat anak anak kelas IV sedang olah raga dengan permainan bola kasti namun naas Aidil yang kala itu sedang posisi jaga tiba tiba bola yang dipukul oleh lawannya terpental kedalam kelas III dan mengenai kaki guru inisial SA tersebut spontan Aidil lari kedalam bermaksud hendak mengambil bola tersebut namun tanpa diduga oknum guru Inisial SA tersebut memegang Aidil dengan cara menjambak dan menampar wajahnya berulang kali sontak Aidil menangis dan sangat ketakutan sekali.Banyak orang tua murid sekolah tersebut menyayangkan tindakan penganiayaan yang telah dilakukan oleh Oknum Guru SD tersebut yang berstatus Aparat Sipil Negara ( ASN ).Bahkan orang tua korban juga tidak terima atas perlakuan Guru tersebut kepada anaknya yang menyebabkan anaknya mengalami trauma dan tak mau sekolah lagi di SD tersebut.[br]Kepala SD Negeri 098168 Bah Lias Rusli S.Pd saat dikomfirmasi awak media Matatelinga.Com melalui jalur Whats Appnya dinomor 0853xxxxxxxx pada 20/02/2024 sekira pukul 22.00 Wib mengatakan " Benar pak, dan sangat disayangkan hal itu terjadi di SD.Negeri kita pak, hal ini sudah saya klarifikasi terhadap guru Yang bersangkutan namun yang bersangkutan merasa tidak bersalah, sehingga hal ini akan saya lanjutkan ke Korwil Dinas Pendidikan kecamatan Bandar dan ke Dinas Pendidikan kabupaten Simalungun.ucap Kepala Sekolah dipesan Whats app nya.Atas kejadian ini para orang tua sangat berharap dan memohon agar kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan dapat mengambil tindakan tegas serta memberi sanksi kepada Oknum Guru SD.Negeri 098168 berinisial SA tersebut agar hal serupa tidak lagi terjadi dikemudian hari.