MATATELINGA, Tanjung Balai : Pemerintah Kota Tanjung Balai akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai, Hal ini disampaikan walikota tanjung balai H. Waris Thalib S.Ag, M.M sebagai respon atas berbagai keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan Badan layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemerintah kota itu."Kita akan melakukan evaluasi dalam waktu dekat, hal ini sudah saya sampai dengan buk sekda," kata Walikota Tanjung Balai, H. Waris Tholib. Kamis (23/2/24) Malam.Evaluasi ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk BPKPD, Inspektorat, dan staf ahli. Tim evaluasi akan meninjau langsung kondisi rumah sakit dan bertemu dengan para perawat untuk mengetahui penyebab permasalahan dan mencari solusi terbaik.[br]Walikota menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada pergantian direktur, kepala ruangan, perawat, dan security jika ditemukan kesalahan atau kelalaian dalam menjalankan tugas."Jika memang diperlukan, dibutuhkan seperti apakah memang ada kewajiban atau kewajaran untuk mengganti direktur kepala ruangan perawat, security dan lain-lain, tidak menutup kemungkinan nanti hasil investigasi atau evaluasi kami," tegasnya.Walikota juga meminta kepastian dan kesiapan dari Direktur RSU terkait beberapa hal, termasuk janji-janji yang disampaikan saat dilantik."Kaitannya dengan beberapa hal, termasuk janji-janji beliau ketika mau dilantik, sedang dilantik, dan sudah dilantik, sudah menjabat, itu akan menjadi tuntutan kami dan akan kami kejar," ujarnya.Walikota memahami bahwa masyarakat sangat membutuhkan RSU Kota Tanjung Balai untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat dapat membantu dan mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas RSU."Dengan evaluasi dan perbaikan yang dilakukan, RSU Kota Tanjung Balai dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan memuaskan bagi masyarakat," Kata Waris Thalib.Sebelumnya, RSUD Dr Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai viral terkait kematian seorang bayi yang dirawat di rumah sakit itu. Keluarga pasien mengeluhkan buruknya pelayanan yang membuat pasien meninggal dunia. Kejadian itu menambah catatan buruk kinerja Direktur Rumah sakit itu.(Riki)