MATATELINGA, Tanjung Balai : Walikota Tanjungbalai, H. Waris Thalib, SAg., MM., menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Tengku Mansyur yang masih belum optimal. Permohonan maaf ini disampaikan terkait viralnya video di media sosial yang menunjukkan seorang anak pasien yang dirawat di RSUD tersebut meninggal dunia diduga karena kelalaian perawat.
"Secara pribadi maupun kedinasan, saya mohon maaf jika saat ini pelayanan di RSUD Dr. Tengku Mansyur, masih belum baik dan belum prima," ujar Waris Thalib. Saat ditemui awak media, Kamis (22/2/24) Malam.
Waris Thalib mengakui bahwa pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Dr. Tengku Mansyur.
"Kami terus berusaha bagaimana semua pelayanan itu bisa lebih baik dan seperti apa yang kita harapkan, bertahap, satu per satu, sedikit demi sedikit,saya mohon maaf tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan," ungkapnya.
[br]
Waris juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mendatangi RSUD untuk mempertanyakan permasalahan yang sempat viral di media sosial tersebut.
“Dari mulai dirut, kepala ruangan hingga perawat yang bertugas saat itu sudah kami tanyakan bahkan kami juga sudah melihat buku daftar piket, menurut keterangan bahwa mereka sudah bekerja sesuai SOP, namun begitu kami tetap akan melakukan investigasi mendalam agar segera melakukan evaluasi kerja mereka,” ujarnya.
Waris Thalib berharap agar masyarakat Kota Tanjungbalai dapat bersabar dan terus memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai agar pelayanan di RSUD Dr. Tengku Mansyur dapat lebih baik lagi.