Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
RSUD Dr.Tengku Mansyur Tolak Donasi Masyarakat, untuk Keluarga Pasien yang Dilaporkan

RSUD Dr.Tengku Mansyur Tolak Donasi Masyarakat, untuk Keluarga Pasien yang Dilaporkan

- Kamis, 07 Maret 2024 21:05 WIB
matatelinga.com
Perwakilan Koalisi Besar Pemuda Anti Diskriminasi Sosial (KB-PADS) didampingi Wartawan menyerahkan donasi ke RSUD
MATATELINGA, Tanjung Balai: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Tengku Mansyur menolak donasi koin dari masyarakat yang ingin membantu keluarga pasien yang dilaporkan atas dugaan pengrusakan regulator oksigen. Penolakan ini terjadi saat perwakilan Koalisi Besar Pemuda Anti Diskriminasi Sosial (KB-PADS) dan Wartawan hendak menyerahkan donasi di RSUD. Kamis (7/3/24).

"Atas perintah Ibu Direktur, saya menolak untuk menerima donasi ini," ujar dr. Andrew Sitorus, Kepala Tata Usaha RSUD.

Menurut Andrew, Direktur menolak donasi tersebut karena kasusnya (laporan) pihak RSUD melalui Kepala ruangan rawat inap anak masih dalam proses di Mapolres Tanjung Balai.

[br]

"Mohon maaf, saya tidak bisa menerimanya (donasi) ini. Ini atas perintah Direktur setelah saya berkoordinasi dengan beliau. Alasannya ya karena laporan masih berjalan," ujar dr. Andrew Sitorus.

Andrew juga mengatakan bahwa permintaan untuk mencabut laporan sudah disampaikan ke Polres oleh Kepala ruangan rawat inap anak. Namun karena itu pidana murni, maka laporan tidak dapat dicabut, tetapi bisa di SP3 kan oleh Polisi.

Juru bicara KB-PADS, Alrivai Zuherisa mengatakan bahwa aksi penggalangan koin ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat kepada keluarga pasien yang dilaporkan.

"Penggalangan ini adalah bentuk kekecewaan kami (masyarakat) karena dugaan pengrusakan yang belum tentu dilakukan oleh keluarga pasien. Ironisnya, kok Direktur menolak uang ganti kerugian yang berhasil dikumpulkan dari masyarakat yang berempati," ujar Alrivai.

[br]

Menurut nya meski ditolak pihak RSUD pihaknya akan menyerahkan donasi itu langsung ke kepemerintah kota.

Berdasarkan pantauan, donasi koin yang digelar KB-PADS telah berhasil mengumpulkan uang senilai Rp1.500.500,- untuk mengganti kerugian pihak RSUD Dr. Tengku Mansyur sebesar Rp1.500.000,- sebagaimana tercantum dalam Laporan Polisi atas perusakan regulator oksigen.

Sebelumnya dalam rapat dengar pendapat antara keluarga pasien, pemerintah kota, dan penggiat sosial direktur RSUD Dr Tengku Mansyur, Dr Tengku Mestika Mayang mengatakan kerusakan harus dipertanggung jawabkan oleh pihak yang menjaga ruangan.

"Barang-barang di ruang anak menjadi tanggung jawab kepala ruangan. Setiap tahun, BPK memeriksa semua aset, termasuk yang rusak atau hilang," jelas Tengku Mestika.

Lebih lanjut, Tengku Mestika menjelaskan bahwa kerusakan harus dipertanggung jawabkan dengan dua solusi yakni Menganti rugi secara pribadi dan berita acara

"Ada dua solusi: mengganti alat dengan uang pribadi (Kepala Ruangan) atau membuat berita acara tentang penyebab kerusakan" ungkapnya.(Riki)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Berita Sumut

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Berita Sumut

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita Sumut

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita Sumut

Walau Tidak Memiliki Identitas dan Keluarga, RS Adam Malik Tetap Rawat Pasien

Berita Sumut

Rencana Perubuhan Masjid Al - Ikhlas Medan Estate Ditolak Keras, DPRD dan KAUMI Angkat Bicara