MATATELINGA, Pematangsiantar :Saluran pembuangan limbah milik PT Indorasaprima Sukses Gemilang Pecah. Akibatnya Badan Jalan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 2) Pematang Siantar, Provinsi Sumut Ambruk Jumat pagi, sekira pukul 07.30 Wib.
BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/pejabat-gubernur-sumut--buka-puasa-besama-guru-madrasah-dan-majelis-taklim
Ambruknya badan jalan jalur keluar masuk di SMKN 2 Pematangsiantar itu, tampak sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua guru dan siswa-siswi terganggu serta kesulitan hendak masuk dan keluar sekolah.
"Jadi terganggu lah pak. Inikan jalan satu-satunya akses keluar masuk guru dan siswa/i pak, "sebut salah satu guru dilokasi.
[br]
Humas SMKN 2 Pematangsiantar Ramlan Lingga mengatakan, ambruknya jalan disekolah tempat ia mengajar diduga saluran pembuangan limbah pabrik bihun milik PT Indorasaprima Sukses Gemilang pecah, sehingga meresap ke dalam bawah tanah badan jalan.
"Dugaan saya, hal itu efek dari saluran limbah PT Indorasaprima Sukses Gemilang pecah dan meresap ke bawah tanah badan jalan, "katanya kepada insan pers.
Bahkan katanya, sejak ia mengajar di SMKN 2 belum pernah melihat adanya air maupun limbah yang mengalir di badan jalan. Lantas, sekarang kok bisa ada air limbah mengalir ke badan jalan kalau bukan dari pabrik bihun milik PT Indorasaprima Sukses Gemilang.
[br]
"Dilokasi juga sudah bapak lihat, ada air limbah mengalir dari pabrik bihun masuk ke badan jalan, "terangnya kepada insan pers.
Memang lanjut Ramlan, sejarah awal bagaimana pembangunan jalan dan pembangunan gedung pabrik bihun, saya kurang mengetahui. "Agar lebih jelas, bapak silakan saja konfirmasi ke pihak perusahaan, "pintanya.
Sementara itu Johan Felix Human Resource Development (HRD) PT Indorasaprima Sukses Gemilang saat dikonfirmasi berkelit terkait penyebab ambruknya badan jalan di SMKN 2 Pematangsiantar. Ia mengaku tidak mengetahui sementara pihaknya telah meninjau lokasi ambruknya badan jalan tersebut.
"Saya tidak tau bang, Itu bukan rana saya. Itu rana pihak teknis, "katanya tanpa menjelaskan siapa petugas teknis tersebut.
Ketika dipertanyakan insan pers, apakah letak saluran pembuangan limbah pabrik yang berdampingan berdekatan dengan badan jalan SMKN 2 Pematangsiantar yang menyebabkan ambruknya badan jalan tersebut ?
Lagi-lagi Johan irit berbicara. Bahkan ia bungkam dan sama sekali tidak menjawab pertanyaan insan pers saat diwawancarai di depan gedung perusahaan PT Indorasaprima Sukses Gemilang, di Jalan Hok Salamuddin, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Jumat Siang (22/3/2024).
Penulis : sip