MATATELINGA, Rantauprapat : Untuk mempererat silaturrahmi, keluarga besar Wong dari luar dan dalam kota, rayakan "cheng beng" di kota Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sabtu (30/3/2024).BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Lifestyle/jaga-kebersihan-lapas--pegawai-dan-wbp-kompak-gotong-royongSalah seorang keturunan keluarga Wong, Wong Sujian alias Acan menyampaikan kepada media online
matatelinga.com, diantara kegiatan itu, yakni melakukan ziarah di kuburan leluhur (kakek, nenek, bapak, ibu, abang, adik) kami."Lokasi yang dikunjungi itu, yakni : Pekuburan Tiong Hoa Perlayuan, tempat penyimpanan abu jenazah di Jalan Asam Jawa Rantauprapat, Pekuburan Tiong Hoa Bakaran Batu", ucap Wong Sujian yang juga Ketua Pimpinan Cabang organisasi Indonesia Tionghoa (INTI) Labuhanbatu.[br]Menurut dia, selain dirinya ada pula anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs Wong Chun Sen Tarigan MPd B, Ah Wat bersama keluarga, yang hadir dalam kegiatan ini.Katanya, pada kesempatan inikeluarga besar Wong yang ada di kabupaten Labuhan Batu, maupun luar daerah, kumpul bersama merayakan Cheng Beng. Kegiatan ini, merupakan tradisi keluarga Wong setiap tahun.Disebutkannya,
Festival Qingmingatau
Cheng Beng, merupakanritual tahunan etnisTionghoauntuk bersembahyang dan ziarah kubur, sesuai dengan ajaranKhong Hu Cu.Festival tradisional Tiongkok ini, dilaksanakan pada hari ke-104, setelah titik balik matahari di musim dingin, (atau hari ke-15 pada hari persamaan panjang siang dan malam di musim semi).Wong Acan alias Sujian menambahkan,sembahyang Cheng Beng menjadi momen penting bagi etnis Tionghoa dalam menghormati leluhur.Seluruh rangkaian kegiatan cheng beng ini, diakhiri dengan makan bersama seluruh keluarga. (yasmir)