Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pemudik Wajib Waspada. Ini Titik Rawan Ruas Jalinsum Di Wilayah Hukum Polres Labuhanbatu

Pemudik Wajib Waspada. Ini Titik Rawan Ruas Jalinsum Di Wilayah Hukum Polres Labuhanbatu

Yasmir - Jumat, 05 April 2024 16:20 WIB
Matatelinga.com
Pintu gervang masuk ke Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, yang merupakan bagian dari ruas Jalinsum di Kabupaten Labuhambatu.
MATATELINGA, Rsntauprapat : Pemudik lebaran Hari Raya Idul Fithri 1445 H / 2024 M wajib mewaspadai. Ini titik rawan di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, membawahi Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara.

Polres Labuhanbatu, menetapkan 43 titik rawan kecelakaan lalulintas, sepanjang ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).Dalam keterangannya, Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernhard L Malau SIK MH, melalui Kasat Lantas AKP Johan Kurniawan SIK MH, menyampaikan, rawan tersebut dikategorikan pada rawan banjir, rawan laka lantas, rawan kemacetan dan juga dikarenakan badan jalan yang rusak.“"Mengantisipasi berbagai hal kerawanan, selama arus mudik dan arus balik perayaan Idulfitri 1445 H, Polres menempatkan disejumlah pos pengamanan, pelayanan dan pos terpadu sepanjang jalinsum", jelas Johan.

[br]Terkait hal ini, menurut Kapolres melalui Kasat Lantas, dia mengimbau pemudik agar berhati-hati saat dalam perjalanan. Serta mempersiapkan berbagai kebutuhan, selama dalam perjalanan. Termasuk kelengkapan maupun cek kemampuan kendaraan.Dalam keterangannya, Johan menyampaikan, data kesiapan jalur operasi Ketupat Toba 2024 Polres Labuhanbatu.Disebutkannya, rawan banjir 4 titik, diantaranya 2 titik di Labuhanbatu yakni Jalinsum Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, di kilometer 306-307 Medan - Kotapinang, diperkirakan sepanjang 300 meter.Dijelaskannya, jika hujan berkepanjangan, drainase yang ada tidak sanggup menampung/menahan debit air, sehingga meluap ke badan jalan.Kemudian dijelaskannya, Jalinsum Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan. Tepatnya di kilometer 329-330 Medan - Tanjungsarang Elang, diperkirakan sepanjang 300 meter. Jika hujan berkepanjangan, air sungai meluap ke badan jalan.

[br]Sedangkan untuk wilayah Labuhanbatu Utara, ada 2 titik. Sebarannya di Jalinsum Perkebunan Pernantian, Kecamatan Nasembilan-sepuluh, tepatnya di kilometer 266-267 Medan - Rantauprapat, diperkirakan sepanjang 300 meter. "Jika hujan berkepanjangan, drainase yang ada tidak sanggup menampung atau menahan debit air, sehingga meluap ke badan jalan", imbuhnya.Johan Kurniawan menambahkan, selain itu Jalinsum Kelurahan Bandar Durian, Kecamatan Aek Natas, di kilometer 252-253 Medan - Rantauprapat. Diperkirakan sepanjang 300 meter. Jika hujan berkepanjangan, air sungai Bandar Durian meluap ke badan jalan.Berkaitan dengan rawan laka lantas, Johan Kurniawan mrnjelaskan, terdapat 9 titik. Sebarannya 5 di Labuhanbatu, yakni Jalinsum Desa Pematang Seleng sampai dengan Desa Gunung Selamat, Kecamatan Bilah Hulu. Tepatnya, kilometer 310-314 Medan - Kotapinang. Hal itu dikarenakan, pandangan terhalang, tikungan tajam, tidak ada penerangan lampu pada malam hari.Sedangkan Jalinsum HM Said Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan. Tepatnya, di kilometer 294-298 Medan - Kotapinang.

[br]Jalinsum H Adam Malik/By Pass, Kelurahan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara. Tepatnya, di kilometer 281-285 Medan - Kotapinang. Hal ini, dikarenakan pandangan terhalang dan tikungan tajam.Jalan umum tikungan titi panjang sampai dengan Negerilama Kecamatan Bilah Hilir (jalan provinsi). Tepatnya kilometer 342-346 Medan - Tanjungsarang Elang. Hal ini disebabkan pandangan terhalang, tikungan tajam, tidak ada penerangan lampu pada malam hari.Jalan umum Desa Tanjung Haloban sampai dengan Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir. Tepatnya kilometer 361-362 Medan - Tanjungsarang Elang (jalan provinsi). Ini diakibatkan pandangan terhalang, tikungan tajam dan tidak ada penerangan lampu pada malam hari.Kapolres melalui Kasat Lantas, selanjutnya menyampaikan 4 titik rawan kecelakaan lalulintas di Labuhanvatu Utara. Yakni Jalinsum Jalan Jenderal Sudirman Aek Kanopan, sampai perkebunan PT Perkebunan Membang Muda, Kecamatan Kualuh Hulu.Tepatnya di kilometer 218-222 Medan - Rantauprapat. Itu disebabkan pandangan terhalang, tikungan tajam dan tidak ada penerangan lampu pada malam hari.Sedangkan di Jalinsum Desa Kampung Pajak, sampai dengan Lingkungan Simpang Panigoran Kelurahan Aek Kotabatu, Kecamatan Nasembilan-sepuluh, tepatnya kilometer 260-264 Medan - Rantauprapat,Hal ini disebabkan pandangan terhalang, tikungan tajam dan tidak ada penerangan lampu pada malam hari.Berikutnya, jalinsum Perkebunan Aek Pamingke sampai dengan Kampung Yaman, Kecamatan Aek Natas. Tepatnya kilometer 254-258 Medan - Rantauprapat. Dikarenakan pandangan terhalang, tikungan tajam dan tidak ada penerangan lampupada malam hari.Juga di jalinsum Desa Siamporik Kecamatan Kualuh Selatan. Di kilometer 239-242 Medan - Rantauprapat. Diisebabkan pandangan terhalang, tikungan tajamdan tidak ada penerangan lampu pada malam hari.Untuk kategori rawan kemacetan, Johan menyampaikan, terdapat 7 titik. Meliputi 3 di Labuhanbatu, yakni Jalan Jenderal Ahmad Yani Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara sampai dengan jalan SM Raja Kecamatan Rantau Selatan. Tepatnya di kilometer 288-289 Medan - Kotapinang. Dikarenakan lokasi pertokoan dan mall yang buka setiap harinya.Kemudian di Jalinsum Jalan HM Said Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan. Tepatnya di kilometer 296-297 Medan - Kotapinang. Dikarenakan ada lokasi pasar yang buka setiap harinya.Terakhir Jalinsum Simpang 3 Ampera Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu. Tepatnya di kilometer 306-307 Medan - Kotapinang. Hal ini, disebabkan ada lokasi pusat pertokoan, pasar pekan, supermarket dan mall.Selain itu kendaraan dan pedagang yang menggunakan bahu jalan. Banyak kendaraan keluar masuk dari sejumlah persimpangan, badan jalan sempit hingga kurangnya kesadaran dalam berlalulintas.Sementara, 4 titik rawan macet ada di Labura, lokasinya yakni Jalinsum Jenderal Sudirman Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu tepatnya di kilometer 218-220, itu disebabkan pertokoan dan pasar inpres (setiap hari).Jalinsum Desa Damuli Pekan Kecamatan Kualuh Selatan tepatnya di kilometer 231-232 dikarenakan lokasi pekanan setiap hari Rabu, Jalinsum Desa Kampung Pajak Kecamatan NA IX-X tepatnya di kilometer 259-260 dikarenakan lokasi pekanan setiap hari.Serta terdapat di Jalinsum Kelurahan Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan tepatnya di kilometer 226-227, itu dikarenakan lokasi pasar pekanan pada setiap hari Sabtu.Sementara, terdapat 14 titik jalan rusak, juga dikategorikan rawan. Terdiri dari 4 titik di Labuhanbatu, meliputi Jalinsum Aekpala Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat di kilometer 280-281 Medan - Rantauprapat.Berikutnya, jalan provinsi Kampung Pandan, Kecamatan Pangkatan, kilometer 327-328 Medan - Tangsarang Elang. Jalan umum Desa Sona, Kecamatan Pangkatan, kilometer 329-330 Medan Tanjungsarang Elang. Jalan umum Dusun Batu 7, Desa Selat Kecil, Kecamatan Bilah Hilir, kilometer 361-362 Medan - Tanjungsarang Elang.Sedangkan 10 titik jalan rusak lainnya, di Labuhanbatu Utara, yaitu di simpang pabrik KIS Jalinsum Desa Gunung Melayu Pasar 4, Kecamatan Kualuh Selatan, kilometer 235-236 Medan Rantauprapat.Kemudian, Jalinsum tikunganPasar 4 Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, kilometer 236-237, Jalinsum Siamporik Kecamatan Kualuh Selatan tepatnya di kilometer 238-239. Jalinsum Siamporik Bukit Dame Kecamatan Kualuh Selatan kilometer 238-239, selanjutnya kilometer 242-243, Jalinsum Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, kilometer 245-245.Selain itu, Jalinsum Desa Terang Bulan dan Desa Mangga-mangga antara kilometer 245-246, Jalinsum Mangga-mangga Dusun Pasar Baru kilometer Kecamatan Aek Natas kilometer 247-248, Jalinsum Suka Maju Kecamatan Aek Natas kilometer 247-248.Berikutnya, jalan tanjakan di PT Kapuas Jalinsum Aek Kotabatu Kecamatan NA IX-X tepatnya di kilometer 264-265, Jalinsum Pinang Lombang dekat kuburan Cina tepatnya di kilometer 272-273. (yasmir)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Dedi Iskandar Batubara, Anggota DPRD RI : Hukuman Bandar Narkoba Wajib Berat Jangan Sebatas Slogan!!!!

Berita Sumut

Dampak Cuaca Ektrim, Kadis BPBD Siantar Imbau Masyarakat Waspada

Berita Sumut

3 Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal

Berita Sumut

Pastikan Keselamatan Penerbangan, Polresta Deli Serdang Tes Urine Kepada Awak Kabin Garuda Indonesia

Berita Sumut

Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Bandar Deli

Berita Sumut

Musim Penghujan, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan