MATATELINGA, Taput:Jelang lebaran ratusan kios Pasar Tradisional di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, diluluhlantakan sijago merah pada , Minggu (07/05/2024) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Dengan kejadian tersebut, para pemilik Kios sibuk menyelamatkan barang dangangannya ketempat aman.Kobaran api berjam-jam dengan leluasa menghanguskan balairung, ratusan kios dan lapak pedagang diKelurahan Huta Toruan VI, Kecamatan Tarutung. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun kerugian material diperkirakan Rp 500 juta lebih.Di antara ratusan kios yang terbakar, termasuk kios pedagang penjual kain/tekstil, sepatu dan bahan-bahan pokok.BACA JUGA:
Lapor Pak Kapolres!!! Ada Gudang Diduga Tampung BBM Ilegal di BelawanInformasi wartawan dilapangan, "Api sulit dikendalikan karena akses jalan/gang menuju lokasi kebakaran sempit. Armada pemadam kebakaran kesulitan mendekati lokasi kebakaran," hal tersebut dikatakan Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak dalam keterangan tertulis, dikonfirmasi Media Senin (08/05/2024).BACA JUGA:
Ledakan Gudang Amunisi TNI di Gunung Putri, Ratusan Warga Ketakutan Peluru NyasarSedangkan sumber titik api sebut Kapolres diketahui, pertama kali muncul dari kios yang berada di bagian tengah pasar yang diduga akibat korsleting listrik/arus pendek listrik.Kebakaran menyebar dengan cepat serta menyambar ke kios-kios yang lainnya yang ada di bagian dalam lokasi pasar. Api dengan mudah menyebar karena kios di dalam pasar tersebut rata-rata bangunannya terbuat dari kayu, termasuk bangunan balairung.[br]Lanjut Kapolres, saksi mata Midian Situmorang, warga di Pasar Onan Tarutung, pada saat pertama kali muncul api sedang berada di Lapo (Kedai) Tuak".Saksi menerangkan bahwa ada 2 orang wanita yang tidak dia dikenal melintas dari depan lapo tuak tersebut, yang berada di Pasar Onan Tarutung.Kedua orang wanita dimaksud lalu memberitahukan kepada saksi, ada kebakaran di dalam pasar dan selanjutnya para saksi melihat api sudah membumbung tinggi dari arah Kios Bumbu Sitohang, Kios Bakmie Moses Purba dan salah satu kios yg tidak diketahui pemiliknya. Selanjutnya saksi menghubungi pihak pemadam kebakaran.