MATATELINGA, Asahan :Sudah lebih dari sepekan lamanya serangan hama “Ulat Bulu” yang menyerang kebun milik BUMN, hama ukat bulu yang merusak tanaman sawit berada di wilayah PTP Nusantara IV Regional I kebun Dusun Hulu desa Banjar Hulu Kecamatan Ujung Padang, hama ulat bulu tersebut kini sudah meluluh lantakan dedaunan kepala sawit hingga ratusan hektar, namun ironisnya Manager kebun PTP Nusantara IV Regional I Kebun Dusun Hulu masih sempat untuk berlibur untuk merayakan lebaran 2024.
BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/supoyok-tewas-seketika-dihantam-ka-sri-bilah
Pantauan matatelinga.com dilapangan pada Selasa (09/04/2024) dil lokasi terjadinya serangan ukat bulu tersebutsebanyak 2 afdelling yang sudah kronis diantaranya afdelling 6 terdapat 4 block 103, 133, 104, 132serta afdelling 7 terdapat 2 block masing masing block 97 dan 107 .
Keterangan salah satu karyawan kebun yang sering dipanggil dengan sebutan Ucok Baba namun saat ditanya identitasnya secara lengkap enggan menjawab, mengatakan kami karyawan pemanen di kebun ini khusunya yang berada di afdelling ini kalau memanen mendapat bunus gatal gatal karena ulat bulu yang memakan dedaunan di kebun ini jatuh saat kami memanennya.
[br]
Ulat bulu ini sangat ganas sekali merusak tanaman sawit yang ada di kebung ini, dan anehnya dalam situasi seperti ini Eko Susanto selaku manager kebun ini malah meninggalkan kebun untuk berlibur hari raya Idhul Fitri 1445 Hijriah tahun 2024, ujarnya.
Ucok Baba juga mengatakan bila hama ulat bulu ini tidak segera di basmi dengan petisida atau racun hama khusu serangga seperti ini, tidak mustahil tanaman sawit yang berada di wilayah PTP Nusantara IV Regional I kebun Dusun Hulu desa Banjar Hulu Kecamatan Ujung Padang akan tidak dapat berproduksi dan tanaman segera mati , resikonya kami para pemanen tidak dapat gaji seperti sedia kala, sementarastaf yang menangani kasus seperti ini banyak para sarjana yang sangat paham tentang pencegagahan dan perawatan tanaman ini, atau mungkin cost untuk pengadaan bahan pembasmi hama ini sudah lenyap, keluhnya
Sementara manager kebun PTP Nusantara IV Regional I kebun Dusun Hulu desa Banjar Hulu Kecamatan Ujung PadangEko Susanto saat dikonfirmasi matatelinga.com melalui selularnya tidak dapat tersambung., pungkasnya (dieks)