MATATELINGA, Rantauprapat : 15 jam hanyut di Sei Bilah saat mandi-mandi, akhirnya Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Labuhanbatu, Sumatera Utara, berhasil menemukan jasadibu rumah tangga, bernama
Aroh,54.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Lifestyle/momentum-lebaran--jokowi-liburan-bareng-keluarga-di-sumutJasad warga Dusun Tanjung Makmur, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan ini, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, Minggu (14/4/2024) sekira pukul 11:21 WIB siang tadi.Sebelumnya, anak korban bernama Juraidah melaporkan, Sabtu (13/4/2024) sekitar pukul 17:50 WIB, ibunya tidak pulang ke rumah. Setelah pergi mandi di Sungai Bilah.[br]Juraidah sebelumnya, sempat mencari ibunya ke lokasi tempat pemandian di pinggir Sungai Bilah. Namun hanya menemukan peralatan mandi korban, yang masih berada di lokasi pemandian tersebut.Selanjutnya, atas kejadian itu pihak keluarga, melaporkan hal ini ke aparat pemerintah desa setempat. Kemudian, laporan ini diteruskan kepada pelaksana tugas Bupati Labuhanbatu, hj Ellya Rosa Siregar SPd MM. Menerima lapiran ini, pelaksana tugas bupati, langsung menghubungi Kepala BPBD Labuhanbatu, drs H Darwin Yusma MAP, untuk menindak lanjutinya.Darwin kemudian menindak lanjuti perintah pelaksana tugas bupati, dengan menurunkan TRC BPBD. Selain itu, Darwin langsung berkoordinasi dengan tim Badan SAR Nasional Perwakilan Tanjungbalai. Termasuk berkoordinasi dengan pihak Kodim 0209 / LB dan Polres Labuhanbatu.Upaya ini membuahkan hasil. Setelah melakukan pencarian sekitar 15 jam, jasad Aroh yang sudah tidak bernyawa akhirnya ditemukan.Joan Lubis, salah satu personel BPBD Labuhanbatu, menginformasikan kepada awak Media, korban telah ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. "Jasad korban ditemukan tadi sekitar pukul 11.21 WIB", ucapnya. Jasad korban, kemudian dievakuasi kerumah keluarganya. (yasmir)