Matatelinga-Medan, Warga Jl Seikera Gg Jawa Kelurahan Seikera Hulu Kecamatan Medan Perjuangan mengeluhkan buruknya kualitas drainase. Apalagi tingginya curah hujan beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air disana-sini.Andre, seorang warga kepada matatelinga mengaku khawatir dengan rendahnya kepedulian aparat pemerintahan di wilayahnya. Padahal laporan dan keluhan warga telah berulang kali disampaikan kepada kepala lingkungan."Aku sudah lelah membilangkan sama kepling dan jajarannya. Tapi mereka cuma sebatas mendengarkan saja tak berbuat apapun,"ucap Andre, Rabu (15/10/2014).Menurutnya, musim penghujan yang sedang melanda Kota Medan membuatnya cemas. Karena curah hujan tinggi telah membuat tempat tinggalnya dipenuhi genangan air dari aliran parit mampet.Belum lagi, banyaknya bangunan baru yang sedang didirikan juga menjadi alasan tak lancarnya fungsi drainase mereka."Bangunan baru itu sengaja didirikan oleh pihak pengembang dengan posisi tanah lebih tinggi dari rumah-rumah kami. Parit mereka pun tak ada, cemana air gak tergenang,"jelasnya.Sementara itu, Yuda pengguna jalan yang berhasil ditemui mengaku tak habis pikir menyikapi persoalan drainase di Gg jawa. Menurutnya orang-orang pintar yang harusnya bisa menuntaskan dan membenarkan fungsi drainase mampu berbuat bukan diam dan acuh."Medan kayak belum merdeka bagi warga pribumi. Karena tanah dan bangunan bisa seenaknya didirikan tanpa peduli ketentraman warga,"ucapnya. (rad)