Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tiduran Di Bantalan Rel KA, Seorang Remaja 'Di Mutilasi Ular Besi'

Tiduran Di Bantalan Rel KA, Seorang Remaja 'Di Mutilasi Ular Besi'

- Senin, 13 Mei 2024 20:19 WIB
Matatelinga.com
Proses evakuasi jenazah korban di rel KA.

MATATELINGA. Tebingtinggi: Minggu malam (12/05/2023) warga jalan Pulau Sumatera Kelurahan Tualang di hebohkan dengan adanya potongan tubuh manusia yang tercecer sejauh kurang lebih 100 meter, setelah satu unit Kereta Api Barang yang melintas di rel melindas seorang remaja yang di duga sedang tiduran di atas bantalan rel Kereta Api.

BACAJUGA

https://www.matatelinga.com/Lifestyle/jalin-silaturahmi-bersama-wartawan-dan-rekan-kerja-binaan--danwing-iii-kopasgat-menembak-bersama

Awalnya warga sempat heran setelah satu unit Kereta Api melintas di jalur KA dari arah stasiun KA Tebingtinggi menuju arah Pematang Pematang Siantar yang berada di Kelurahan Tualang, karena terpental sepotong kaki manusia, hingga membuat warga heboh dan bertanya-tanya kaki siapa yang itu.

Yang selanjutnya wargapun memanggil Kepala Lingkungan setempat, selanjutnya bersama warga mencoba menyesel jalur rel KA tersebut hingga akhirnya satu persatu potongan tubuh manusia di temukan di beberapa titik hingga sejauh kurang lebih 1oo meter.

[br]

Setelah itu barulah di ketahui kalau potongan tubuh tersebut di ketahui adalah Budi alan Kesuma merupakan seorang remaja berusia 17 tahun, yang di ketahui warga kalau sebelumnya korban sempat diketahui sedang tiduran di bantalan rel kerteta api, di duga lantaran keklelahan selepas membongkar tenda pesta.

Karena selama ini korban Budi Alan Kesuma kesehariannya bekerja sebagai seorang pemasang dan pembingkar tenda pesta dan ikut membantu berjualan sate padang yang mangkal di dekat palang rel KA yang berada di Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi tak jauh dari lokasi kejadian.

Hal inilah yang di jelaskan Roymin selaku Kepala Lingkungan setempat kepada kru MTC, pada Minggu sore (13/05/2024).

Di jelaskan Roymen juga kalau korban merupakan warganya dan jenazah korban telah di kebumikan sebelum shakat zuhur di pemakaman umum kampng Planet Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi.

Setelah mengetahui identitas korabn yang terlindas kereta api, orang tua korban bersama keluarga langsung dating ke lokasi kejadian hingga membuat keluarga langsung histeris menangis melihat tubuh anaknya yang hancur terlindas kereta api.

[br]

Mengetahui adanya peristiwa adanya seorang remaja yang di temukan tewas antaran terlindas Kereta Api, pihak Polsek Padang Hulu bersama personil laka lantas Polres Tebingtinggi dan tim INAFIS Mapolres Tebingtinggi, langsung bergegas mendatangi lokasi kejadian, guna melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban yang sebagian tubuhnya tercecer di sepanjang bantaran rel kereta api

Menurut keterangan Kapolsek Padang Hulu kota Tebingtinggi, AKP Marolop Samosir, kepada wartawan membenarkan adanya kejadian seorang pria remaja yang tewas terlindas kereta api.

"Diduga kejadian ini, dimana korban lelah dan tertidur di bantaran rel kereta api, pada saat kereta api melintas pun langsung terlindas dan terseret sejauh 100 meter dari lokasi kejadian". kata Kapolsek.(bas)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Kapolres Simalungun Hadiri Pembukaan MTQ Nasional Ke-52 Tingkat Kabupaten

Berita Sumut

Wabup Asahan Terima Kunjungan Bamkala RI

Berita Sumut

Soal Rangkap Jabatan Pj Sekdaprov, Pemprov Sumut Tegaskan Tak Langgar Aturan

Berita Sumut

Soal Rangkap Jabatan Pj Sekdaprov, Pemprov Sumut Tegaskan Tak Langgar Aturan

Berita Sumut

Polsek Medan Area Tangkap Pelaku Pembongkaran Rumah saat Bersembunyi di Jermal

Berita Sumut

Temukan Tanaman Ganja, Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang Amankan Pelaku