MATATELINGA, Asahan :Ditengarai melakukan korupsi dana desa, puluhan warga masyarakat desa Suka Makmur Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Asahan melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Asahan, Rabu (15/05/2024).BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Ekonomi/dukung-psn-pembangunan-jaringan-gas-bumi--pemko-medan-sosialisasikan-gas-kitaBinsar Daniel Manurung korlap aksi unjuk rasa dalam keterangannya mengatakan kepala desa Suka Makmur kecamatan Bu tu Pane Asahan Sukirman ditengarai telah melakukan serangkaian tindak pidana korupsi keuangan negara yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2023 sebesar Rp.402 juta rupiah.Binsar Daniel Manurung juga mengatakan anggaran Dana Desa yang seharusnya diperuntukan untuk pembayaran perangkat desa ini sudah selama 4 bulan di tahun 2024 ini tidak dibayarkan, Sukirman selaku kepala desa Suka Makmur juga mengabaikan pembangunan yang memang telah dianggarkan oleh Pemerintah Pusat, sehingga sampai saat ini pembangunan desa tidak pernah ada dan tidak jelas, ujarnya.Binsar Daniel Manurung bersama masyarakat desa Suka Makmur yang melakukan aksi UNRAS tersebut juga mengatakan penerima honor Bansos seperti bilal mayit, guru sekolah Minggu, guru mengaji, penggali kubur serta kader Pos Yandu selama 9 bulan terhitung dari 5 bulan di tahun 2023 dan selama 4 bukan ditahun anggaran 2024 tidak dibayarkan.BACA JUGA:
Eks Bupati Taput Dorong Koperasi KPI Kembangkan Bisnis untuk KemandirianDemikian juga Sukirman selaku Kepala Desa Suka Makmur ini tidak juga kunjung melantik Kaur Perencanaan meski yang bersangkutan telah lolos butuh dalam seleksi satu tahun lalu, penggunaan dana bagi hasil dari perolehan pajak tahun 2023 juga tidak transparan serta tidak jelas pertanggung jawabannya, serta banyak hal yang menyangkut pelayanan terhadap masyarakat sama sekali tidak diperhatikan dan terkesan adanya pembiaran dalam layanan publik.[br]Dalam aksi demo ini kami meminta bupati Asahan untuk segera menindak lanjuti keluhan warga desa Suka Makmur ini, dan bila keluhan warga desa ini tidak juga diakomodir kami akan datang lagi ke kantor bupati Asahan juga dengan jumlah masa yang lebih banyak.Sementara Sukirman kepala desa Suka Makmur kecamatan Bandar Pasir Mandoge Asahan saat warga desa dimaksud melakukan aksi unras menurut kabar sedang mengikuti bimtek keluar kota bersama para kades lainnya dan saat dikonfirmasi melalui selularnya meskipun aktif namun kepala desa tersebut enggan merespon panggilan telpon (dieks)