Matatelinga - Medan, Universitas Prima Indonesia (UNPRI)) akan memberikan penghargaan kepada Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi. Penghargaan ini diberikan karena orang nomor satu di Kota Medan tersebut, dinilai sebagai tokoh yang sangat peduli dengan masalah kesehatan dan pendidikan warganya, terutama dari kalangan keluarga kurang mampu. Hal ini terungkap ketika Wali Kota menerima kunjungan pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Prima Indonesia di rumah dinas Wali kota Jalan Sudirman Medan, Jumat (17/10/2014). Direncanakan, penghargaan tersebut akan diberikan pada acara UNPRI Fiesta, Minggu (20/10). “Kami berharap Bapak bersedia menerima penghargaan ini. Selama ini kami melihat Bapak begitu peduli terhadap masalah kesehatan dan pendidikan warga, terutama yang kurang mampu. Hal ini inilah yang menjadi alasan bagi kami untuk memberikan penghargaan ini,” kata Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Perguruan Prima Indonesia, Tommy Leonard SH MKn. Selain memberikan penghargaan kepada Wali Kota, Tommy menyatakan pihaknya juga siap dilibatkan mendukung seluruh program pembangunan dui Kota Medan, terutama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan dan pendidikan warga. Apalagi yayasan memiliki Rumah Sakit Royal Prima serta sejumlah sekolah dan universitas.
Untuk Rumah Sakit Royal Prima kata Leonard, sering melakukan bakti social seperti operasi katarak dan bibir sumbing bagi keluarga kurang mampu secara gratis. Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan setiap bulannya.
“Jika ada warga kurang mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan, kita siap membantunya,” ungkapnya. Leonard yang hadir didampingi pengurus yayasan lainnya seperti Dr I Nyoman E.L MKes, Dr Sofian Wijaya, Devi Windari Spd M.Hum, Dr Adrian dan Dr H Hilman Khaidir M.Pd menambahkan, selain pelayanan kesehatan, pihaknya juga membantu warga kurang mampu dalam bidang pendidikan. Setiap tahunnya mereka memberikan beasiswa bagi anak-anak panti asuhan untuk mendapatkan pendidikan. "Bagi yang berprestasi setelah selesai sekolah langsung kita terima bekerja. Jadi ke depannya kami minta dilibatkan dalam program Pemko Medan, terutama menyangkut masalaha kesehatan dan pendidikan” paparnya.Wali kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Kepala Balitbang Kota Medan Drs Hasan Basri MM mengatakan, masalah kesehatan dan pendidikan merupakan program prioritas yang tengah dilaksanakan saat ini. Namun untuk meningkatkan derajat kesehatan dan pendidikan masyarakat, Pemko Medan tidak bisa berjalan sendiri namun harus mendapat dukungan penuh seluruh stakeholder yang ada.Khusus masalah kesehatan, Wali Kota mengungkapkan tidak semua warga medan yang bisa tercover BPJS Kesehatan. Sebab, syarat utama kepesertaan BPJS Kesehatan harus memiliki KTP. Padahal tidak sedikit jumlah warga yang sudah lama menetap di Kota Medan namun belum memiliki KTP.“Hal ini baru terungkap setelah mereka sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan. Begitu dibawa ke rumah sakit, mereka ternyata tidak memiliki KTP.
Untuk itulah membutuhkan bantuan stakeholder kesehatan untuk mengatasi masalah ini," jelas Wali Kota.Selain itu tambah mantan Sekda Kota Medan ini, kondisi rumah sakit milik pemerintah yang ada saat ini sudah membludak menampung pasien. "Jadi kita sangat mengapresiasi tawaran yang disampaikan pihak yayasan melalui Rumah Sakit Royal Prima untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama warga kurang mampu.. Semoga langkah ini diikuti dengan stakeholder lainnya," harapnya.
(Mt/Hendra)